Expander Hadapi Mobilio dan BR-V Sekaligus

Expander Ditantang Duo Mobilio dan BR-V – Honda mengakui jika sedikit perubahan yang cukup mencolok bakal terjadi di pasar roda empat dengan 7-penumpang low-medium saat Mitsubishi Expander lahir. Kendati demikian, PT Honda Prospect Motor (HPM) tampaknya tak terlalu mengkhawatirkan hal tersebut sebab telah memiliki dua model yang siap untuk menantang Expander.

Expander Ditantang Duo Mobilio Dan Expander

Hal ini tak hanya terbatas pada segmen khusus low MPV saja, namun mencakup segmen yang lebih luas pada pasar kendaraan penumpang 7-seater. Pada pasar ini, Honda mempunyai dua model, yaitu Mobilio dan BR-V. Kedua mobil tersebut memang menghuni segmen yang berbeda, namun memperoleh kebutuhan yang hampir serupa.

Direktur Pemasaran dan Layanan Penjualan HPM, Jonfis Fandy, mengatakan jika masing-masing konsumen pasti memiliki rasa yang berbeda dan ini bukan pertama kalinya pihak HPM menghadapi persaingan. Persaingan memang sudah ada sejak awal dan ini terkait dengan desain sehingga HPM menghadirkan Mobilio dan HR-V sebagai lawan dari Expander.

Namun yang paling penting menurut Jonfis Honda tetap menjaga konsumennya, melakukan perbaikan serta memberikan layanan purna jual dengan harga yang makin terjangkau bagi seluruh masyarakat di Indonesia.

“Kemarin ada yang bilang, merek lain sudah 300 (diler), kenapa Honda masih 200? Saya nggak perlu (sebanyak itu), karena volume unit saya hanya segitu, masih cukup. Jadi, kalau investasi tanpa pertimbangan ya salah juga,” tutur Jonfis, KompasOtomotif, Sabtu (29/07/2017).

Jonfis menegaskan jika Honda saat ini memang tidak mengejar angka, namun angka 200 (diler) tersebut diperlukan sebab penjualan Honda mengalami peningkatan hingga 200 persen. Pentingnya menambah jaringan menjadi hal yang tengah dibutuhkan Honda dan hal ini pun rupanya telah dilakukan oleh pihak Honda dalam waktu dua tahun terakhir.

Semua jaringan Honda mencakup 3S (sales, service, spareparts). Honda tidak memiliki jaringan yang hanya outlet saja, tetapi harus 3S sebab yang ingin dikembangkan Honda bukan penjualan, melainkan servisnya. Jonfis mengatakan bahwa jika hanya ingin berjualan saja, hal ini bisa dilakukan di mall. Namun, pihak Honda menginginkan agar konsumen yang sudah membeli produknya masih mau kembali datang dan membeli.

Top