Kesuksesan Mazda di China

Mazda Alami Kenaikan Penjualan di China – Mitra baru Toyota, Mazda, rupanya sukses mencatatkan hasil yang menggembirakan di pasar otomotif China. Pasalnya, merek yang satu ini mengalami kenaikan laba bersih hingga 72 persen (year-on year) di kuartal pertama pada tahun fiskal 2017, yang sudah berakhir pada bulan Juni lalu.

Mazda Alami Kenaikan Penjualan Di China

Pihak Mazda menyebutkan jika kesuksesan ini tak bisa dilepaskan dari lonjakan permintaan yang terjadi di China serta melemahnya mata uang yen. Keuntungan Mazda yang mencapai 36,6 miliar yen atau Rp 4,4 triliun ternyata sudah melebihi perkiraan rata-rata 20,9 miliar yen atau Rp 2,5 triliun. Jumlah rata-rata keuntungan yang diperoleh Mazda ini sebelumnya telah diprediksikan oleh perusahaan analis Quick. Namun, ternyata hasilnya di luar dari proyeksi yang telah dibuat Quick tersebut.

Total penjualan di China sendiri meningkat 3 persen atau menjadi 802 miliar yen (sekitar Rp 96 triliunan), di mana untuk pencapaian global naik sebesar 1 persen dengan total 370.000 unit. Kendati demikian, persaingan Mazda di pasar terbesarnya, Amerika Serikat (AS) justru membuat laba usaha anjlok 24 persen menjadi 39,9 miliar yen.

Lambatnya pembelian dan persaingan yang semakin ketat di pasar tersebut disinyalir sebagai faktor utama yang menjadi penyebab mengapa laba operasi Mazda mengalami penurunan hingga 13 miliar yen. Apalagi dengan meningkatnya biaya penelitian dan pengembangan yang ikut memotong jumlah labanya.

Di pasar China, Mazda memperoleh pendapatan melalui kenaikan penjualan sebesar 20 persen. Segmen SUV tampaknya memang menjadi pemain utama penjualan di pasar ini. Sementara di negara asalnya sendiri, Jepang, penjualan mengalami kenaikan sebesar 5 persen.

Mazda pun tampak mulai berdiri lagi di pasar AS dengan meningkatkan produksi salah satu SUV andalannya, CX-5. Mobil tersebut telah didesain ulang seluruhnya agar bisa lebih banyak menarik konsumen dan akan mulai diperkenalkan musim ini. Produsen mobil berusaha untuk mempertahankan proyeksi penjualan selama satu tahun penuh, dan keuntungan bersih sebesar 100 milar yen atau kenaikan hingga 7 persen.

Managing Executive Officer Mazda, Tetsuya Fujimoto mengatakan jika pihak Mazda memiliki kesempatan yang cukup masuk akal untuk mewujudkan tujuan awal mereka.

Top