Transisi Regulasi MotoGP 2016 Yang Baru Dan Seru!

Regulasi MotoGP 2016 – Balapan MotoGP yang terjadi pada musim 2014 dikelas paling bergengsi tersebut nyaris tak dibuat menarik karena dominasi pebalap muda yaitu Marc Marquez dari tim Repsol Honda. Kemenangan demi kemenangan diraihnya hampir pada semua sirkut ajang balap  MotoGP di musim 2014 lalu. Kemenangan tersebut diyakini oleh banyak pihak yang tak lepas dari sokongan canggihnya software ECU (Engine Control Unit) yang dikembangkan oleh Honda. Dengan dominasi tersebut Dorna beserta FIM selaku penyelenggara balap MotoGP akan merubah regulasi yang cukup besar dan menjadi masa transisi bagi tim-tim balap MotoGP.

Transisi Regulasi MotoGP 2016 Yang Baru Dan Seru

Dikelas bergengsi tersebut akan dilakukan penyeragaman ECU yang mulai dilaksanakan tahun 2016, namun tahun 2015 tim-tim balap harus bersiap siap dan direncanakan untuk melakukan percobaan. Semenjak tim-tim MotoGP bergantung pada alat elektronik tersebut skill ridernya tidak begitu terlihat karena bantuan alat elektronik tersebut sehingga balapan dirasa kurang seru. Contohnya saja dengan dominiasi tim balap Honda Repsol tahun lalu yang cukup sulit dikejar oleh tim-tim lawan.

Rencananya transisi penyeragaman ECU tunggal tersebut menggunakan ECU dari Magneti Marelli. Dimana pada tahun 2016 nanti seluruh pabrikan diharapkan dapat mengembangkan dan memberi masukan pada otak motor balap MotoGP tersebut. Pada paruh terakhir musim balap 2015 nanti semua pengembangan software ECU akan dihentikan yang artinya musim balap tahun 2015 masih diperbolehkan menggunakan software pengembangan mereka sendiri hinga akhir musim 2015. Setelah itu mereka harus membekukan hasil akhir pengembangan software ECU mereka pada tanggal 1 juli.

Dengan hal ini sebenarnya salah satu tim pabrikan utama bersikeras untuk menggunakan software ECU mereka sendiri, tim tersebut adalah Honda Repsol Team. Rumornya mereka menghabiskan banyak dana untuk mengembangkan software sendiri sehingga inggin tetap ngotot untuk menggunakan software mereka sendiri. Namun hal tersebut tentunya ditentang oleh tim pabrikan lain yaitu Movistar Yamaha MotoGP dan Ducati MotogGP Team yang merasa dengan penggunaan ECU tunggal dari Dorna buatan Magneti Marelli lebih baik dari pada penggunaan software ECU yang membuat ketimpangan performa. Selain itu pada tahun 2015 depan semua pasokan ban akan diberikan oleh Michellin dari yang sebelumnya dipasok oleh Bridgestone. Baca juga MotoGP 2015 Bahan Bakar Maksimal 22 Liter dan Super Torque Yamaha Bakal Hadir Di Indonesia.

Top