Akankah, Toyota Voxy Makan Saudara Tuanya?

Toyota Voxy Tak Akan Ganggu Alphard – Beberapa waktu yang lalu, Toyota Astra Motor (TAM) baru saja memperkenalkan salah satu MPV premium yang akan masuk ke Indonesia untuk menggantikan NAV1 yakni Toyota Voxy. Mobil yang sebelumnya sudah ada dipasaran Jepang ini, dipastikan akan mejeng di ajang Gaikindo International Auto Show (GIIAS) 2017 mendatang. Sebaia MPV premium sudah dapat dibaca segmen konsumen yang dituju memang kalangan menengah atas, sehingga harganya pun memang cukup tinggi.

Toyota Voxy Tak Akan Ganggu Alphard

Jika dilihat pada tampilannya, Toyota Voxy memiliki tampilan yang tampak lebih mewah jika dibandingkan NAV1 yang akan digantikannya. Bahkan desainnya yang futuristik dengan sentuhan sporty menjadi salah satu daya tariknya untuk dapat menggaet banyak calon konsumen. Terlebih dengan moonroof pada baris pertama dan panoramic roof di baris kedua yang sudah menjadi fitur standar MPV premium seperti Voxy ini.

Dengan fitur dan desain yang dibawanya tersebut, tentu membuatnya bersaing dengan saudara tuanya yang saat ini masih menjadi mobil MPV premium favorit di Tanah Air yakni Alphard. Apalagi jika melihat banderol harga Voxy ini yang lebih rendah jika dibandingkan dengan harga Alphard. Lantas, apakah kehadirannya tersebut akan menggerus pasar yang selama ini dimiliki Toyota Alphard?

Dilansir dari otomotif.kompas.com, Executive General Manager TAM Fransiscus Soerjopranoto tidak menampik jika nantinya hal tersebut terjadi. Namun, menurutnya kalaupun hal tersebut terjadi secara porsi tidak akan mengganggu keseluruhan pasar yang dimiliki Alphard. Menurutnya, salah satu faktor yang menjadikan Alphard tetap memiliki pasarnya adalah karena saat ini permintaan akan Alphard yang masih lebih besar dibandingkan persediaannya. “Perlu diketahui untuk Alphard saat ini itu lebih besar demand dibandingkan supply, jadi bisa dibayangkan peminat Alphard di Indonesia. Kemungkinan bisa saja Voxy menyasar ke konsumen Alphard, jadi demand yang tidak tertampung bisa lari kesana,” kata Soerjo.

Namun demikian, konseumen Alphard yang memiliki status high-end tentu masih memiliki gengsi yang cukup tinggi untuk berpindah menggunakan Voxy. Ini tentu terkait dengan harga Voxy yang cenderung lebih murah dibandingkan Alphard sehingga membuat para kalangan sosialitas akan gengsi untuk memakainya. “Secara harga memang lebih murah, yang satu Rp 1 miliar lebih yang satu lagi antara Rp 450 sampai Rp 500 jutaan. Tapi yang harus diperhatikan di konsumen kita masih ada orang yang memperhatikan nilai mobil dari harga, mereka yang menggunakan Alphard pasti merasa punya prestige. Besar kemungkinan mereka beli Voxy justru untuk mobil kedua, entah untuk istri atau anak,” Pungkasnya.

Top