Ini Dia Tanggapan Xpander Soal Penggerak Roda Depan!

Dikritik, Xpander Beri Jawaban Tentang Penggerak Roda Depan – Sebagai pemain baru di pasar otomotif, Mitsubishi Xpander sudah diserang dengan berbagai macam kritik dari para rivalnya, baik itu yang berhubungan dengan desain maupun teknis. Salah satu kritik yang kerap dilontarkan adalah kenapa Mitsubishi lebih memilih untuk memakai sistem penggerak roda depan pada Xpander.

Dikritik, Xpander Beri Jawaban Tentang Penggerak Roda Depan

Banyak yang beranggapan bahwa Xpander yang notabene merupakan MPV tujuh penumpang seharusnya lebih sesuai jika memakai sistem penggerak belakang untuk menaklukan medan yang ada di Indonesia. Selain mempunyai karakter yang lebih halus dan kuat dalam melibas berbagai macam medan, penggerak roda belakang juga membutuhkan perawatan yang harganya lebih terjangkau.

Terkait dengan adanya kritik ini, pihak Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengatakan jika perkembangan mobil di seluruh dunia memang sudah menuju ke penggunaan penggerak roda depan.

Department Head Technical Service Sales and Marketing Divison MMKSI, Boediarto, menuturkan jika hampir seluruh mobil yang ada saat ini memang telah memakai penggerak roda depan. Bahkan, sebagian besar mobil premium di kelas MPV juga sudah banyak yang menggunakannya. Hal ini karena roda depan lebih responsif dan efisien.

Boediarto juga menyatakan jika penggerak depan lebih cepat dan tepat ketika mobil sedang bermanuver sebab konsentrasi roda memang diatur oleh bagian depan. Ini juga memungkinkan dampak oversteer bisa diperbaiki dengan cepat karena posisi kontrol roda dan roda kemudi yang juga sama-sama berada di depan.

Selain itu, dalam kondisi terjebak mobil juga akan lebih mudah untuk meloloskan diri seperti saat ban ambles. Pasalnya, kontrol arahnya berada di depan.

Boediarto mencontohkan sebuah mobil off-road yang tetap fokus dalam mengendalikan arah roda melalui kemudi seperti apapun rintangan medannya sebab kontrol roda berada di depan. Ketika mobil ini terperosok ke selokan maka akan lebih mudah ditangani daripada mobil dengan roda belakang.

Pebalap nasional Rifat Sungkar juga pernah membahas beberapa kelebihan roda depan, misalnya pemakaian komponen yang lebih ringkas sehingga gesekan yang terjadi akan semakin minim. Mobil dengan pilihan penggerak roda depan juga memiliki kabin yang lebih lapang.

Mobil dengan roda depan tidak memerlukan propeler shaft untuk mentransfer tenaga dari transmisi ke roda belakang sehingga lantai mobil bisa dibuat lebih rata dan menawarkan kenyamanan yang lebih untuk para penumpang.

Tidak digunakannya poros gardan membuat bobot mobil lebih ringan. Mesin yang diletakkan di bagian depan, tepatnya di atas roda juga memungkinkan traksi yang lebih baik serta ban mobil lebih mudah untuk menarik roda belakang.

 

 

Top