Masih Ingat Toyota Transmover? Begini Keadaanya Sekarang!!

Transmover Kurang Laku – Beberapa waktu yang lalu Toyota sempat merilis mobil MPV bernama transmover yang merupakan versi taksi dari Avanza. Transmover ini memang dibuat secara khusus untuk perusahaan-perusahaan taksi dan untuk menyasati peraturan pemerintah yang melarang penggunaan mobil LCGC untuk armada taksi. Toyota Transmover ini sendiri memiliki harga yang jauh lebih murah dari varian Avanza yang merupakan “ibu” nya. Nah, beberapa waktu berselang, apa kabarnya dengan Toyota Transmover ini?

Transmover Kurang Laku

Nampaknya, Transmover ini memiliki penjualan yang kurang baik sepanjang Januari hingga Juli tahun ini. Hal tersebut didapat dari data wholesales milik GAIKINDO.dari data tersebut diketahui bahwa Transmover hanya terjual 151 unit saja dalam periode tersebut. Tentu saja angka tersebut terbilang sangat kecil bahkan dibandingkan dengan varian terendah Avanza 1.3 Eyang mampu terjual hingga 15.101 unit dalam periode yang sama.

Seperti saat peluncurannya yang memang menyasar perusahaan-perusahaan sebagai konsumennya, menurut Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Franisiscus Soerjopranoto peminat Transmover ini memang berasal dari perusahaan. Hal ini juga terkait dengan harga dari transmover yang memang ddibanderol lebih murah dari Avanza standar meskipun beberapa fiturnya tidak selengkap Avanza standar. “Taxi non-online atau konvensional mereka lebih suka Transmover, dan sudah pesan dalam jumlah cukup besar karena harganya sangat reasonable untuk mereka,” ungkap Soerjo yang Mas Sena lansir dari detikOto.

Sementara itu, jika taksi non-online atau konvensional lebih menyukai transmover, lain halnya dengan taksi online yang cenderung memilih Avanza tipe E sebagai armadanya. Bahkan tak hanya itu saja, menurutnya ada pula para pemilik taksi online yang lebih memilih menggunakan Vios sebagai armadanya. Hal tersebut terkait dengan kegunaannya yang tidak hanya sebagai kendaraan taksi namun juga untuk kendaraan pribadi.

“Mereka cenderung ke Avanza tipe E atau adapula yang vios. Kenapa? Karena selain dipakai untuk kegiatan usaha sebagai taksi, mereka pakai juga untuk kegiatan sehari-hari mereka seperti kuliah atau aktivitas bersama keluarga, jadi masih ada unsur gengsinya,” tutupnya. Di sisi lain, jika menilik penjualan mobil khusus taksi milik Toyota beberapa waktu yang lalu sebenarnya telah diungkap jika Limo yang merupakan Vios versi khusus taksi juga memiliki penurunan peminat hingga akhirnya berhenti diproduksi.

Top