Astra Sukseskan Pembiayaan 200.000 Unit Mobil

Astra membiayai 200.000 mobil – Astra Credit Companies (ACC) yang membawahi lima perusahaan pembiayaan seperti PT Astra Sedaya Finance, PT Swadharma Bakti Sedaya Finance, PT Astra Auto Finance, PT Staco Estika Sedaya Finance dan PT Pratama Sedaya Finance memprediksi akan menutup perjalanan tahun 2014 ini dengan pembiayaan 200.000 unit pembiayaan kendaraan. Astra telah mengucurkan dana yang sangat besar supaya perusahaan pembiayaan ini tetap dapat berjalan. Apalagi sekarang sedang trend konsumen untuk mengambil mobil secara kredit sehingga mengakibatkan budget perusahaan pembiayaan menjadi membengkak sedemikian besar.

astra sukseskan pembiayaan 200000 mobil

Jodjana Jody, Chief Executive Officer ACC mengatakan jika dalam periode 11 bulan dimulai dari Januari – November 2014 perusahaan Astra telah berhasil menyalurkan kredit mencapai total 195.331 unit kendaraan. Angka yang sangat tinggi karena semakin jarang konsumen yang membeli kendaraan dengan metode cash. Jika dihitung secara seksama angka kenaikan ini mencapai 9 persen dari periode tahun sebelumnya yang mencapai 178.435 unit.

Melansir Kompas Otomotif, Sabtu (27/12/2014) “Kalau dihitung secara matematis sih sebulannya sampai tinggi kok, rata-rata unit entry sekitar 15.000 – 17.000 unit lagi saya pikir tidak mustahil jika dapat mencapai 200.000 unit,” papar Jody.

Jody menjelaskan lebih lanjut jika hanya dalam tempo 11 bulan saja ACC sudah memberikan dana talangan mencapai Rp 50,26 triliun. Untuk total pembiayaan yang harus dikeluarkan Astra naik 14 persen dari periode sama tahun sebelumnya hanya Rp 44,24 triliun. Mengapa terjadi kenaikan yang begitu pesat ya?

Jody memberi alasan jika peluncuran mobil-mobil Low Cost Green Car (LCGC) pada tahun ini bermcam-macam dan mereka melakukan pembelian secara kredit sehingga Astra harus menalangi semua biaya terlebih dahulu. Menurut data yang keluar juga disebutkan jika para pembeli LCGC lebih banyak membeli kendaraan dengan metode kredit.

Akhirnya produksi massal mobil murah inilah yang membuat capaian 13-15 persen dari 200.000 mobil yang ditalangi Astra. Apalagi sekarang sedang diadakan perang diskon antara agen tunggal pemegang merek sehingga angka penjualan mobil akan jauh meningkat. Nah Astra harus melakukan sebuah rekonsiliasi dan perlakuan strategi khusus supaya budget mereka tidak jebol karena harus menalangi kredit terlebih dahulu. Kira-kira strategi apa ya yang dilakukan Astra dalam menghadapi problema ini?. Baca juga Recall Porsche 918 Spyder Sasis Bermasalah dan Nissan Leaf mencapai rekor.

Top