Nissan Note E-Power Meluncur Jika Aturan Sudah Ada

Mobil Listrik Nissan – Kabar mengenai era mobil listrik di Indonesia akhir-akhir ini memang kian santer terdengar. Berbagai pihak pun turut berkomentar dan semakin membuat kabar ini kian hangat. Salah satu pabrikan yang bermain di dunia otomotif Indonesia yakni Nissan pun turut memberikan suaranya. Nissan mengungkapkan jika pihaknya sudah siap untuk meluncurkan mobil ramah lingkungan yang bernama Nissan Note E-Power. Namun demikian, pihaknya mengungkap jika mobil tersebut masih tetap akan menunggu peraturan dari pemerintah soal emisi rendah.

Mobil Listrik Nissan

“Nissan Note E-power kita akan bawa, nunggu peraturan pemerintah, begitu aturannya settle kita akan introduce di Indonesia,” ujar Vice President Director of Marketing and Sales PT Nissan Motor Indonesia (NMI), Davy J Tuilan di Jakarta akhir pekan lalu. Dirinya juga mengungkap tekah bertemu dengan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Elmate) Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan untuk mempresentasikan produk tersebut.

Ia juga mengungkapkan, meskipun masih menggunakan bahan bakar, namun Nissan E-Power ini merupakan mobil listrik. Pasalnya, bahan bakar yang digunakan pada mesin E-Power ini berguna untuk mengisi baterai. “Nissan Note E-Power, itu konsumsi bahan bakarnya 1 liter 37 km lebih, dan karena dia itu baterai, mobil listrik, enginenya dipakai hanya untuk mengisi tenaga listrik,” tuturnya.

Tangkinya yang dapat menampung bahan bakar hingga 40 liter, diklaim mampu membuat mobil berjalan sejauh 1200 km. Jarak tersebut setara dengan jarak kota Jakarta ke Surabaya. “Kapasitas tangkinya itu 40 liter, satu kali isi tangki bisa 1.200 km, jadi Jakarta-Surabaya, satu kali isi tangki,” lanjut Davy.

Nissan sendiri telah memperkenalkan produknya yang satuini pada gelaran ajang GIIAS 2017 yang lalu. Pada gelaran ajang tersebut E-Power mejeng dengan percaya diri sebagai salah satu produk kebanggaan Nissan yang siap menyongsong era baru mobil ramah lingkungan. “Jadi Nissan sudah siap dengan Nissan E-Power untuk mendukung perkembangan (kendaraan LCEV) itu, karena kita perusahaan global EV (electric vehicle) nomor satu. Jadi dengan apa yang akan dilakukan pemerintah Indonesia, kita siap mendukung,” ungkapnya.

Top