Fitur yang Sering Dilupakan Tapi Efektif Kurangi Resiko Kecelakaan

Seperti Apa Kinerja Fitur Lane Departure System? – Berbicara mengenai fitur keselamatan yang paling efektif dalam menangkal kecelakaan saat ini, tentu lane departure system akan menjadi salah satunya. Hal ini sesuai dengan informasi yang disampaikan oleh Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) Amerika Serikat melalui sebuah studi yang sudah mereka lakukan.

Seperti Apa Kinerja Fitur Lane Departure System

Hasil penelitian yang dilakukan oleh IIHS pada fitur yang diklaim memiliki fungsi sebagai pengingat ketika mobil melintas keluar jalur itu ternyata mampu mengurangi resiko terjadinya kecelakaan hingga 85.000 per tahunnya.

IIHS juga menyebutkan jika fitur lane departure system sekarang tidak hanya bisa digunakan pada mobil-mobil segmen premium, namun juga mobil-mobil lain yang spesifikasinya lebih rendah. Pasalnya, di Amerika sendiri fitur kesematan menjadi hal nomor satu yang dipertimbangkan oleh para calon pembeli mobil.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh IIHS tersebut berhasil membuktikan jika pemakaian fitur lane departure system sanggup mengurangi tingkat kerusakan kendaraan tunggal yang jumlahnya mencapai 11 persen pada berbagai jenis tabrakan. Tak hanya itu, fitur keselamatan ini ternyata menurunkan resiko cidera pada sopir dan penumpang hingga 21 persen daripada kendaraan lain yang tidak dilengkapi dengan fitur tersebut.

Vice President IIHS, Jessica Cicchino mengatakan jika ini menjadi bukti awal kalau fitur lane departure system memang efektif untuk mengantisipasi kecelakaan kendaraan di jalan. Teknologi ini dipercaya mampu menyelamatkan banyak nyawa sebab kecelakaan parah yang diakibatkan karena mobil keluar jalur kasusnya cukup banyak.

Selain itu, fitur lain yang juga diklaim mempunyai kemampuan untuk melindungi mobil dari kecelakaan adalah blind spot detection. Teknologi ini berfungsi untuk memberikan informasi jika ada obyek tak terlihat yang berada di sekitar kendaraan sehingga bisa mengurangi resiko kecelakaan yang besarnya hingga 14 persen.

Walaupun dirancang secara khusus untuk keselamatan tetapi hasil riset IIHS menunjukkan jika kedua fitur mobil tersebut justru sering diabaikan oleh para pemiliknya. Hal ini karena banyak pemilik mobil yang berpendapat jika peringatan yang dihasilkan oleh kedua fitur tersebut mengganggu dan pada akhirnya memilih untuk menon-aktifkannya.

 

 

Top