Perlebar Segmen, Supra GTR Dikonsep Jadi Motor Touring

Honda Supra GTR Kini Jadi Motor Touring – Honda Supra GTR dulu memang sempat digaungkan sebagai sepeda motor serbabisa. Namun, model tersebut kini hadir dengan potongan yang tampak lebih sederhana. Motor bebek yang menjadi rival tangguh Yamaha MX-King itu tak lagi didesain sebagai motor adventure, tapi memang lebih pas digunakan saat touring.

Honda Supra Gtr Kini Jadi Motor Touring

PT Astra Honda Motor (AHM) pun sekarang sudah tidak lagi menyediakan aksesori adventure untuk Supra GTR seperti saat motor tersebut baru saja dirilis pada beberapa tahun yang lalu. Direktur Pemasaran AHM, Thomas Wijaya pun membenarkan jika telah terjadi perubahan marketing pada model ini.

Meski begitu, alasannya bukan karena motor ini tidak sukses sebagai motor adventure, melainkan karena pihak AHM ingin memperluas segmennya. Setelah dipelajari lebih dalam ternyata para pemilik motor ini lebih sering memakainya sebagai tunggangan touring.

Thomas juga mengatakan jika AHM sudah sempat mengadakan roadshow Supra GTR untuk sejumlah kota di Indonesia. Model ini tak hanya ditujukan untuk komunitas namun juga untuk mencari “grass root activity”.

Dari kegiatan ini, AHM menemukan fakta jika orang lebih suka memakai motor ini untuk menempuh jarak jauh walaupun ada juga yang lebih menyukainya sebagai kendaraan untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Kiprah model ini di awal tahun 2017 memang tampak kurang meyakinkan. Pasalnya data dari Asosiasi Industri Motor Indonesia (AISI) menunjukkan jika penjualan Supra GTR cukup seret di empat bulan pertama. Jumlah penjualan rata-ratanya hanya berkisar di 500-an unit. Bahkan di bulan Maret, jumlah motor yang dikirim ke diler hanya 100 unit.

Namun Honda memberikan corak dan warna baru, penjualannya kembali meningkat mulai bulan Mei hingga Juli lalu sebab jumlah penjualannya per bulan bisa mencapai lebih dari 2000 unit. Sementara itu, total penjualannya selama tujuh bulan pertama di 2017 berada di angka 8.598 unit.

AHM mau tak mau mengubah strategi karena Honda Supra GTR sudah kalah dari MX King pada tujuh bulan pertama tahun ini. MX King sendiri telah mencatatkan total penjualan hingga 33.090 unit sehingga selisihnya begitu jauh.

Terkait apakah hal ini terjadi karena kesalahan strategi, Thomas hanya menekankan jika perubahan strategi pemasaran dari adventure ke touring merupakan bukti usahanya untuk memperluas segmen.

Top