Kendaraan Listrik 60 KW ke Bawah Hanya untuk Merek Lokal

Merek Nasional Dapat Jatah Kendaraan Listrik di Bawah 60 KW – Produsen lokal dan para periset telah melakukan berbagai macam upaya agar bisa mendapatkan dukungan dan perlindungan dari pemerintah terkait dengan kendaraan listrik. Sejumlah rekomendasi pun telah diberikan. Hal ini ditujukan agar intelektualitas anak bangsa tetap dihargai di negeri sendiri.

Merek Nasional Dapat Jatah Kendaraan Listrik Di Bawah 60 Kw

Setelah meminta Presiden untuk meninjau ulang rancangan Perpres tentang Program Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Untuk Transportasi Jalan, Ketua Umum Asosiasi Pengembang Kendaraan Listrik Bermerek Nasional (Apklibernas) Sukotjo Herupramono, juga mengajukan usul tentang segmentasi.

Rekomendasi ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan ruang bagi para produsen mobil dalam negeri, tak terkecuali semua pakar dan periset. Mereka berharap jika masukan ini juga nantinya bisa masuk ke dalam pasal (12) Draft Perpres.

Sukotjo mengatakan jika segmentasi ini bisa dilakukan dengan cara memberikan jatah kendaraan listrik yang memiliki tenaga di bawah 60 kilowatt untuk kendaraan bermotor listrik bermerek nasional dengan tujuan menghindari dimakannya seluruh pasar oleh produsen-produsen dari luar negeri.

Tak hanya itu, menurut Sukotjo, masih ada pilihan lain jika pemerintah tak mau disebut menganak tirikan pemain lokal. Jika tidak ada segmentasi, setidaknya ada peraturan yang menyebutkan jika pemerintah harus memiliki komitmen untuk membina produsen-produsen kendaraan listrik lokal.

Ada yang beropini jika pemberian segmentasi mungkin memiliki dampak yang cukup keras. Oleh karena itu, sebagai solusinya pemerintah harus berkomitmen untuk membina merek-merek nasional. Langkah ini dilakukan dengan tujuan agar pemain-pemain lokal  bisa terus berkembang serta memiliki pasar sendiri yang cukup potensial di dalam negeri sehingga tidak mudah tergerus oleh kehadiran merek asing .

Sukotjo juga mengajukan rekomendasi lain untuk Draft Perpres, yakni memberikan kesempatan untuk produksi secara massal kendaraan bermotor listrik roda dua atau lebih yang memiliki kapasitas daya listrik 60 KW atau ke bawah termasuk komponen impor untuk kebutuhan fabrikasi agar ditangani oleh perusahaan dalam negeri yang telah mendapatkan izin industri dan produksi dengan status industri Kendaraan Bermotor Listrik Bermerek Nasional.

 

Top