12 Mobil Listrik BMW Siap Susul Tesla

Tertinggal dari Tesla, BMW Buat 12 Mobil Listrik – BMW Group saat ini tengah mempersiapkan 25 model ramah lingkungan yang meliputi 12 electric vehicle (EV) pada tahun 2025 mendatang. Upaya ini dilakukan untuk untuk mengejar ketertinggalan dari Tesla yang selama ini memang selalu dikenal terdepan dalam urusan mobil listrik.

Tertinggal Dari Tesla Bmw Buat 12 Mobil Listrik

CEO BMW, Harald Krueger bahkan menegaskan jika dalam delapan tahun ke depan, BMW akan menawarkan 12 model yang sepenuhnya mengandalkan listrik.

Krueger juga menyampaikan jika pihak BMW akan memanfaatkan pameran otomotif di Frankfurt, Jerman yang diselenggarakan pada pekan depan untuk memperkenalkan mobil listrik barunya yang didesain dengan empat pintu. Mobil listrik ini sendiri akan diposisikan di antara mobil kota i3 dan mobil sport hibrida plug-in i8.

Selain itu, model sedan ini akan mulai dipasarkan pada tahun 2021 mendatang. Meski saat ini BMW masih belum mau menyebutkan nama dari mobil tersebut, namun sejumlah rumor yang beredar mengatakan jika model ini akan dinamai dengan i5.

Peningkatan segmen model listrik akan dilakukan oleh BMW untuk semua merek dan mobil seri, tak terkecuali merek Rolls-Royce dan BMW M.

BMW juga mencoba untuk melakukan investasi pada fasilitas miliknya sehingga model-modelnya bakal hadir dengan berbagai macam powertrain di tahun 2020 mendatang termasuk EV. Hal ini dilakukan untuk memenuhi permintaan kendaraan tanpa emisi yang saat ini sudah mulai digalakkan.

BMW juga berniat untuk memasukkan semua EV ke dalam sub-brand i di masa yang akan datang. Untuk menunjang kebangkitan merek ini, teknologi baterai jarak jauh telah dipersiapkan sebab memang belum ada model baru sejak kehadiran i8 di tahun 2014.

BMW menginginkan jangkauan yang cukup untuk menyambut kehadiran teknologi baru tersebut.

Penjualan model i3 yang dirilis pada tahun 2013 memang tampak lamban sebab dipengaruhi oleh driving range yang terbatas dan harganya yang cukup tinggi. Namun peraturan baru yang mulai diberlakukan memberikan kesempatan pada produsen mobil untuk membuat mobil listrik yang lebih menarik khususnya karena konsumen terutama di pasar Eropa dan Amerika kini sedang menghindari diesel pasca kasus kecurangan Volkswagen Group.

Top