Mobil Listrik Jaguar, Siap Mengaspal 2019 di Indonesia?

Mobil Listrik Jaguar – Jaguar sebagai salah satu merek mobil kelas atas yang cukup ternama memang diketahui memiliki line-up mobil listrik yang bernama I-pace. Keberadaan mobil listrik saat ini memang mulai digadang-gadang sebagai kendaraan masa depan. Di Indonesia, PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) selaku Authorized Distributor Jaguar Land Rover di Indonesia dikabarkan siap untuk membawa mobil listrik Jaguar tersebut ke jalanan Indonesia pada tahun 2019 mendatang.

Mobil Listrik Jaguar

Bukan tanpa alasan, hal ini didasarkan dengan instruksi pemerintah yang menganjurkan para produsen untuk segera menghadirkan produk mobil bertenaga listrik. Saat ini sendiri Jaguar I-pace masih belum diluncurkan, dan baru akan masuk di pasar Eropa maupun Asia pada tahun 2018 mendatang. “Jaguar i-Pace akan-masuk ke pasar Eropa dan beberapa negara di Asia rencananya pada 2018. Untuk Indonesia kalau ada regulasi untuk membantu kami membuat mobil ini menjadi lebih atraktif di pasar dan kami akan coba mendatangkan pada 2019,” ujar Chief Operating Officer PT WAE, Roland Staehler yang Mas Sena lansir dari DetikOto.

Meskipun di pasar Asia I-pace ini akan mulai diperkenalkan pada tahun 2018 mendatang yang artinya tidak lama lagi, namun menurut Roland jika pihaknya membawanya ke Indonesia pada tahun 2018 menurutnya hal tersebut terlalu cepat. Bukan tanpa alasan, mengingat jika melihat kesiapan teknologi dan masyarakat Indonesia akan mobil bertenaga listrik memang harus terlebih dahulu dipersiapkan dengan matang. “Kami harus melakukan banyak persiapan, harus siapkan workshop, harus mengedukasi orang karena ini kan teknologi baru ya. Ini bukan pekerjaan yang bisa dilakukan hanya semalam, harus ada persiapan dan 2019 harapnya bisa,” tuturnya.

Di sisi lain, selain alasan di atas dirinya mengaku juga masih menunggu kebijakan pemerintah secara konkret mengenai mobil listrik. Dirinya mengungkap jika kebijakan dari pemerintah memang mewajibkan mobil listrik maka pihaknya tentu akan turut berkontribusi. “Kalau memang pemerintah juga ada kebijakan soal kendaraan listrik tentu kami akan berkontribusi ya,” katanya. Tentu hal ini menjadi sesuatu yang menarik untuk ditunggu.

Top