Tilang Elektronik Sudah Berlaku di Negara Maju

Tilang Elektronik – Sistem tilang elektronik yang dilakukan oleh Polisi melalui CCTV terhadap para pelanggar lalu lintas memang akhir-akhir ini sedang hangat diperbincangkan. Dengan menggunakan CCTV Polisi dapat mengetahui kendaraan yang melanggar lalu lintas dan akan mengirimkan surat tilang kepada rumah pemilik kendaraan. Nah, berbicara mengenai hal tersebut, di beberapa negara maju sebenarnya sistem seperti ini sudah berjalan sejak lama dan mampu mengurangi pelanggaran di jalanan.

Tilang Elektronik

Bahkan negara tetangga Singapura yang notabene merupakan salah satu negara kecil pun telah menerapkan sistem e-tilang ini sejak lama. Jika demikian, Indonesia memang terbilang ketinggalan dalam hal ini. “Di Jepang, Singapura itu dulu saya tahun 96-an sudah ada itu (tilang CCTV), sudah berjalan sejak lama di sana,” ujar Kasat Lantas Polresta Depok, Kompol Sutomo yang Mas Sena lansir dari DetikOto.

Tak heran jika kawan-kawan berkendara di beberapa negara maju dan melanggar lalu lintas maka keesokan harinya akan ada surat yang datang. “Pakai CCTV itu di zoom, langsung tagihan tilang ke rumahnya sama petugas, pakai tukang pos juga bisa,” Jelas Sutomo. Hal ini tentu tak hanya akan menjadikan masyarakat menjadi tertib berlalulintas di jalan raya, namun juga mempermudah tugas Polantas dalam melakukan penindakan serta mengurangi atau bahkan menghilangkan kesempatan pungli yang biasanya terjadi saat proses tilang terjadi.

Namun demikian, untuk menerapkan sistem serupa di Tanah Air bukan hal yang mudah. Mengingat, masyarakat Indonesia yang masih belum sadar tertib berlalulintas dan suka “ngeles” ketika ketahuan melanggar. “Di sini (Indonesia) yang melanggar belum tentu, kalau di layangin surat tilang pakai e-tilang belum tentu mau di tilang dia. Paling alasannya saya melanggar dimana pak, nggak bakal ngaku,” ucap Sutomo.

Jika nantinya sistem ini diterapkan diseluruh wilayah NKRI maka bukan tidak mungkin secara perlahan-lahan akan dapat mengubah mental masyarakat Indonesia yang gemar melanggar peraturan lalu lintas. Namun, selain itu ketegasan dari penegak hukum juga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Mengingat, masalah yang terjadi di Indonesia memang bukan hanya pada pelanggarnya saja namun juga pada penegak hukmnya yang terkadang masih bisa berkompromi.

Top