Perlahan Namun Pasti, Viar Q1 Kian Diburu Konsumen

Viar Q1 Mulai Dibanjiri Pesanan – Pasar skuter listrik di Indonesia memang tengah mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Salah satunya yakni Viar yang mana sejak diperkenalkan perdana pada awal Juni 2017 lalu, skuter listrik Viar Q1 ini pun diklaim sudah terjual sampai ratusan unit. Banyaknya peminat dari para konsumen ini disebut pihak PT Triangle Motorindo sebagai produsen Viar Motor Indonesia, dianggap telah keluar dari ekspektasi. Dengan kata lain, melebihi dari target yang ditentukan.

Viar Q1 Mulai Dibanjiri Pesanan

Salah satu hal yang cukup menarik dari skuter listrik yang satu ini yakni kemampuannya yang sanggup menempuh sejauh 70 kilometer untuk satu kali pengecasan penuh. Bahkan, dalam satu kali pengisian, skuter listrik ini pun bisa melaju dengan kecepatan maksimal mencapai 60 kpj. Tidak hanya di Jabodetabek saja melainkan juga bahwa Q1 juga disebut-sebut telah memiliki banyak peminat di beberapa wilayah lain di kawasan Tanah Air.

“Untuk saat ini Viar Q1 sudah terjual sekitar 350 unit untuk di wilayah Jabodetabek dan kota lainnya. Kami masih memfokuskan penjualan di kota-kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Medan, Surabaya, dan Bali,” ujar Frengky Osmond, Marketing Communication PT Triangle Motorindo pada Senin (18/9/2017).

Di lain sisi, Frengky sendiri juga mempertegas bahwa untuk hal seperti ini bukan hanya soal jualan. Pasalnya, secara lebih spesifik lagi, Viar juga sudah memiliki ratusan jaringan yang siap melayani konsumennya. Tidak hanya di kota besar tapi sampai ke daerah kabupaten, bahkan sampai Indonesia Timur.

“Secara total, Viar telah memiliki sekitar 600 jaringan hingga ke kabupaten. Lebih dari itu, kami sudah merambah hingga tanah Papua dan sekitarnya,” ucap Frengky.

Tak cukup sampai di situ saja, bahkan sebagai upaya untuk memperluas pasarnya, Viar pun telah mencoba masuk ke institusi pemerintahan melalui jalur e-Katalog. “Memang saat ini kami sedang proses untuk tayang di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP),” kata Frengky.

Top