Skuter Listrik Viar Fokus Lokal Bukan Ekspor

Produksi Viar Q1 – Salah satu pabrikan otomotif yang telah merilis produk motor listriknya di Indonesia adalah Viar dengan skuter bernama Viar Q1. Skuter listrik yang resmi diluncurkan beberapa waktu lalu ini memang bukan menjadi skuter listrik pertama. Pasalnya, selain Q1 di Indonesia telah ada si Gesits yang notenebe merupakan skuter listrik buatan lokal. Viar melalui PT Triangle Motorindo mengaku belum tertarik untuk melakukan ekspor skuter listrik ini ke luar negeri, meskipun di Indonesia sendiri motor listrik memang belum terlalu populer.

Produksi Viar Q1

Saat peluncurannya beberapa bulan yang lalu, Viar memang cukup mengejutkan publik otomotif di Tanah Air. Pasalnya, di tengah kesiapan infrastruktur penunjang kendaraan listrik di Indonesia yang masih belum lengkap, Viar justru menjadi salah satu yang terdepan merilis skuter listriknya di Tanah Air. Bahkan, pabrikan-pabrikan besar seperti Honda dan Yamaha kala itu pun belum tertarik untuk menggarap segmen ini.

Produk yang merupakan hasil kolaborasi Viar dengan penyedia teknologi dan layanan Bosch ini memang disebut-sebut akan difokuskan untuk pasar lokal. Bahkan, Frengky Osmond, Marketing Communication PT Triangle Motorindo mengungkapkan jika pihak Viar saat ini belum tertarik dan belum berencana untuk membawa Viar Q1 ini keluar negeri, meskipun mungkin jika di beberapa negara maju fasilitas penunjang motor listrik sudah lebih lengkap. “Kalau ekspor belum, karena saat ini kami masih fokus untuk supply di pasar lokal, mengingat unit masih sangat terbatas, sehingga tidak memungkinkan untuk kami melakukan ekspor ke luar,” tutur Frengky yang Mas Sena lansir dari KompaasOtomotif.

Meskipun dibilang terbatas, kapasitas produksi dari motor ini sebenarnya mampu mencapai 1000 unit per hari. Namun, karena ada beberapa komponen yang tidak bisa dibiarkan begitu lama seperti baterai, Viar masih belum memaksimalkan itu. Hal tersebut lah yang menjadikannya masih difokuskan hanya untuk pasaran lokal saja. Karena tentu saja jika di ekspor tentu membutuhkan supply yang tidak sedikit. Untuk tahun ini, Viar dikabarkan akan memproduksi motor ini sebanyak 100 unit saja per bulan. Peningkatan baru akan dilakukan pada akhir tahun menjadi 500 unit.

Top