Kabar “Recall” Mazda 6 Belum Pasti

Recall Mazda 6 Untuk Indonesia Belum Ada Kabar – Produsen Mazda, Mazda Motor Corporation (MMC), telah resmi melakukan penarikan 60.000 unit Mazda 6 yang telah dijual di Amerika. Hal ini merupakan tindak lanjut dari laporan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) Amerika Serikat, yang melaporkan kepada produsen Mazda di Jepang terkait dengan mobil Mazda 6 yang berpotensi mengalami beberapa kerusakan, salah satunya yaitu kerusakan power steering dan airbag.

Recall Mazda 6 Untuk Indonesia Belum Ada Kabar

Adanya penarikan Mazda 6 yang telah dijual di Amerika Serikat tersebut, membuat publik bertanya-tanya dengan kondisi mobil Mazda 6 yang ada di Indonesia. Apakah mobil tersebut juga akan ditarik atau tidak. Menanggapi pertanyaan publik tersebut, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), selaku pemegang mere Mazda di Indonesia, mengatakan belum ada informasi resmi dari pihak produsen di Jepang.

Berdasarkan informasi yang beredar, Mazda 6 yang ditarik untuk diperbaiki tersebut merupakan Mazda 6 yang dipasarkan di Amerika Utara dan Kanada dan merupakan unit yang diproduksi pada medio 3 November sampai dengan 9 Desember 2015.

Dalam laporannya, National Highway Traffic Safety Administration (NTSA), menyebutkan bahwa terdapat percikan las yang berlebih pada frame jok penumpang depan yang berpotensi menimbulkan korsleting dan memicu lampu indikator pada instrumen cluster menyala sehingga membuat fungsi power steering dan airbag tidak menyala. Adanya berbagai potensi tersebut, maka NTSA tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap keselamatan penumpang sehingga segera melaporkannya kepada produsen Mazda di Jepang.

Untuk Indonesia sendiri, sampai saat ini belum ada laporan terkait dengan berbagai potensi di Mazda 6 seperti yang dilaporkan oleh NTSA tersebut. Hal ini pun dibenarkan oleh Public Relations EMI bahwa untuk Indonesia belum ada kabar dari pihak Mazda Motor Corporation (MMC) di Jepang. Dikatakan lebih lanjut, pihak EMI juga belum dihubungi terkait tipe produk maupun detail nomor sasis mobil yang terkena dampak.

Namun kawan-kawan tak perlu khawatir, karena bila memang ternyata terjadi potensi demikian pada Mazda 6 yang ada di tanah air, pihak EMI pun berjanji akan melakukan program perbaikan sebagai bentuk kepeduliannya kepada konsumen.

 

Top