Di Masa Depan, Mengisi Baterai Tak Perlu Menunggu Lama

Stasiun Pengisian Baterai Super Cepat – Era baru kendaraan otomotif memang disebut-sebut sudah mulai datang. Keberadaan mobil ataupun motor bertenaga listrik yang diklaim lebih ramah lingkungan pun kian banyak. Berbagai pabrikan pun terus melakukan inovasi, guna menghasilkan produk terbaiknya untuk bersaing dengan para kompetitor. Dengan penggunaan kendaraan bertenaga listrik, tentunya suplai daya ataupun pengisian daya baterai akan menjadi hal yang cukup dipertimbangkan oleh para pemilik kendaraan.

Stasiun Pengisian Baterai Super Cepat

Stasiun pengisian baterai menjadi salah satu hal yang cukup diperhatikan dari para pabrikan otomotif maupun penggunanya. Pasalnya, hal tersebut merupakan hal yang sangat vital untuk sebuah mobil dengan tenaga listrik. Tak hanya keberadaanya yang dipertimbangkan oleh pengguna ketika akan melakukan pengisian ulang. Kecepatan stasiun pengisian dalam mengisi daya juga menjadi hal yang tak kalah penting.

Namun, rupanya para pengguna kendaraan listrik kini tidak perlu khawatir. Pasalnya, kedepannya stasiun pengisian baterai disebut-sebut akan mampu mengisi baterai mobil listrik dengan sangat cepat. Seperti yang ada pada sebuah stasiun pengisian baterai di Jerman ini. Stasiun pengisian baterai bernama Ultra Fast Charging Stations ini menjanjikan kemampuan pengisian daya yang begitu cepat. Namun meskipun demikian, hingga kini belum diketahui berapa daya yang bisa dikeluarkan. Yang pasti dipastikan hal ini akan menjadi sebuah terobosan tersendiri karena dapat menyingkat waktu pengisian daya di rumah yang bisa mencapai ber jam-jam.

Kabarnya, beberapa pabrikan otomotif di Eropa memang saat ini sedang bekerja sama untuk dapat menciptakan infrastruktur pengisian daya baterai dengan daya yang jauh lebih besar. Diantaranya adalah pabrikan-pabrikan seperti BMW, Daimler, Ford dan Volkswagen Group yang sedang bersama-sama untuk bisa melahirkan stasiun pengisian baterai dengan daya hingga 350 kW.

Hal tersebut memang sangat berbanding terbalik jika menilik di Indonesia. Di mana banyak pabrikan yang masih enggan untuk meluncurkan kendaraan listriknya karena masih menunggu infrastruktur dari Pemerintah. Tak heran jika keberadaan kendaraan listrik yang ramah lingkungan memang tidak se populer keberadaannya di Eropa yang bahkan telah memasuki era ini dengan sangat serius.

Top