Catat! Akhir Tahun 2017, Harga Toyota Avanza Naik

Toyota Naikkan Harga Avanza di Akhir Tahun – Geliat pasar mobil Low MPV di Indonesia tampaknya masih saja mendominasi pasar otomotif. Bahkan, sampai menjelang akhir tahun 2017 ini, kelas mobil multi guna bawah di Tanah Air tersebut masih menjadi kendaraan yang difavoritkan di Indonesia. Malah deretan produknya semakin bervariasi, setelah kedatangan Wuling Confero dan Mitsubishi Xpander.

Toyota Naikkan Harga Avanza Di Akhir Tahun

Nah, kaitannya dengan mobil MPV yang beredar di Indonesia, ada info penting untuk yang berminat memboyong segmen ini sekarang, khususnya berhubungan dengan harga. Meskipun saat ini banderol harganya rata-rata masih sama dengan bulan lalu namun hanya Toyota saja yang terpantau menaikkan harga model andalannya Avanza, varian mesin 1.3 L.

Sementara itu, jika dicari selisihnya dan apabila dibandingkan dengan bulan lalu, kenaikannya sebesar Rp 250.000 untuk varian Avanza 1.3 E transmisi manual dan Avanza 1.3 E transmisi otomatis. Kabar terakhir menyebutkan bahwa harganya masing-masing Rp 190.450.000 dan Rp 201.650.000.

Namun di sisi lain, jika menilik dari total keseluruhan model di kelas ini, status MPV yang dibanderol dengan harga yang paling murah masih dipegang oleh Wuling Confero dengan harga untuk tipe terbawah Rp 128.800.000. Sedangkan di sisi lain, untuk varian tertingginya Confero 1.5 L Lux+ dibanderol Rp 165.900.000.

Tak sampai di situ saja, jika mendasarkan dari data wholesales yang tercatat dalam Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang bulan Januari-September 2017, segmen low multi purpose vehicle ( LMPV) tampaknya memang masih belum lebih baik dari tahun 2016 lalu di mana saat ini mengalami penurunan sebesar 1,14 persen.

Akan tetapi, walaupun fakta berkata seperti itu, namun tampaknya model mobil MPV ini masih menjadi pemberi kontribusi terbesar untuk pasar dalam negeri dengan menyumbang 22,91 persen dari total keseluruhan penjualan kendaraan roda empat di berbagai segmen. Bahkan, diketahui juga angkanya tersebut beda tipis dengan segmen mobil murah atau yang masuk program Kendaraan Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2), sebesar 22,37 persen.

Top