Mantap!!! Siswa SMK di Jawa Tengah Bikin Helm Pintar

Helm Pintar Buatan Siswa SMK – Helm menjadi sebuah kelengkapan wajib yang harus dipakai ketika berkendara menggunakan sepeda motor. Fungsi helm memang cukup vital untuk pengamanan pengendara ketika terjadi kecelakaan di jalan raya. Namun demikian, masih saja banyak pengendara sepeda motor yang tidak mengindahkan peraturan wajibnya helm ini. Banyak pengendara yang beralasan “repot” jika menggunakan helm. Tidak jarang juga banyak dari mereka beralasan tidak mau menggunakan helm karena alasan jarak tempuh yang dekat.

Helm Pinta Buatan Siswa SMK

Nah, menanggapi banyaknya para pengendara yang malas menggunakan kelengkapan tersebut, lima orang siswa SMK binaan Astra Motor di Brebes baru-baru ini berhasil helm yang memiliki fitur teknologi canggih. Helm tersebut bernama SCR (Safety Check Rider) Nebula, di mana helm tersebut dijuluki dengan helm pintar. Bukan tanpa alasan, mengingat helm canggih tersebut dapat terhubung langsung ke motor. Di mana, helm tersebut nantinya dapat membuat motor tidak bisa dinyalakan sampai helm belum terpakai dengan benar.

Hal tersebut tentu menjadi sebuah solusi yang cukup menarik guna meningkatkan minat menggunakan helm di kalangan masyarakat. Pasalnya, seperti yang dikatakan salah satu Siswa yang menyebut jika helm tersebut memang tercipta dari kebiasaan malas menggunakan helm ketika berkendara. “Sering kami melihat orang malas memakai helm, padahal itu merupakan pelindung utama saat naik motor. Karena itu kami tercetus menciptakan helm SCR Nebula ini, biar tidak ada alasan lagi untuk tidak pakai helm,” ujar Jhoni Kuncoro salah satu siswa SMKN 1 Bulakamba yang merancang helm pintar tersebut yang Mas Sena lansir dari KompasOtomotif.

Meskipun memiliki fitur yang terbilang canggih, biaya untuk mengembangkan helm berteknologi tersebut rupanya tidaklah mahal. Dikatakan oleh Jhoni Kuncoro bersama empat temannya, yakni Diana Sulistiani, Dimas Khumaedi, Maulana Aziz Saputra dan Arif Saefulah mengungkap jika biaya untuk membeli komponen pendukung tersebut hanya berkisar Rp 150.000 an saja.

Di mana, secara sederhana teknologi pada helm ini sebenarnya hanya memanfaatkan rangkaian modul elektrik yang disambungkan ke motor dengan menggunakan jaringan wireless. “Singkatnya helm ini seperti peringatan pada sabuk pengaman di dalam mobil keluaran terbaru. Hanya saja bedanya, kalau helm ini membuat mesin tidak akan menyala. Modul yang kami sematkan ke dalam motornya mirip sistem alarm pada kendaraan,” ujar Jhoni.

Top