Airbag Fortuner Setya Novanto Tak Mengembang, Ini Kata Toyota!!

Penjelasan Airbag Fortuner Setya Novanto – Peristiwa kecelakaan yang dialami Setya Novanto yang melibatkan Tiang Listrik dan Toyota Fortuner baru-baru ini memang sedang sangat hangat diperbincangkan. Salah satu yang menjadi isu panas dari kejadian ini adalah sistem keamanan pada mobil SUV kelas atas Fortuner yang digunakan. Seperti yang diketahui, pada kecelakaan yang melibatkan Ketua DPR tersebut Air Bag pada Toyota Fortuner memang tidak mengembang. Hal tersebut tak pelak membuat banyak pihak menduga berbagai alasan mulai dari kecepatan kendaraan saat menabrak hingga sistem keamanan dari mobil tersebut yang buruk.

Penjelasan Airbag Fortuner Setya Novanto

Seperti diketahui, Toyota Fortuner merupakan salah satu mobil besutan Toyota yang memiliki berbagai fitur mumpuni. Fortuner yang digunakan SN sendiri merupakan model TRD Sportivo 2.5L VNT produksi 2012 hingga 2016. Pada model ini, Toyota membekalinya dengan dua SRS (Supplemental Restraint System) airbag, yaitu di depan sopir dan penumpang depan. Fungsi airbag adalah mendukung perangkat keselamatan utama pada mobil, yakni sabuk pengaman.

Pada peristiwa menggemparkan ini memang airbag dari Fortuner tersebut tidak mengembang. Hal tersebut pun membuat banyak pihak menelusuri mengapa hal itu bisa terjadi. Berdasarkan buku manual Toyota Fortuner sensor benturan yang menjadi penentu mengembungnya airbag berada di ujung sasis depan bagian kanan-kiri. Meskipun demikian, tidak dirinci berapa kuat benturan yang dapat menyebabkan Airbag tersebut mengembung. Namun disebutkan bahwa butuh kecepatan 20-30 kpj agar airbag dapat mengembung ketika tabrakan terjadi dengan benda tidak bergerak.

Toyota pun turut berkomentar mengenai hal ini, di mana melalui Iwan Abdurahman, General Repair Service Manager Toyota Astra Motor pihaknya mengatakan jika semakin besar benturan maka semakin besar kemungkinan airbag untuk mengembang. “Tentunya, semakin tidak keras (benda yang ditabrak), energi yang terserap sensor semakin sedikit. Tiang listrik itu kan kecil, saya bayangkan seperti pipa, saat ditabrak, bemper sudah menyerap energinya. Saat tabrakan itu sepertinya tidak kencang,” kata Iwan Abdurahman, General Repair Service Manager Toyota Astra Motor. Hal ini pun setidaknya menjawab beberapa pertanyaan yang mengemuka dari berbagai pihak.

Top