Toyota Akan Kenalkan Mobil Listrik ke China

Toyota Sasar China Untuk Mobil Listrik – China merupakan salah satu negara yang memiliki penduduk yang padat. Selain itu, negara tirai bambu ini menjadi sasaran pasar yang besar untuk memasarkan mobil dengan teknologi listrik. Bahkan sudah beberapa merk bertengger di China dengan jumlah investasi besar. Maka dari itu, Toyota juga ikut andil dalam melancarkan sasaran mobil listriknya ke pasar otomotif China.

Toyota Sasar China Untuk Mobil Listrik

Toyota merupakan salah satu produsen yang memiliki peminat yang cukup tinggi di beberapa negara seperti halnya di Indonesia. Tidak hanya itu, Toyota juga bisa menarik perhatian konsumen di Eropa ataupun Amerika. Namun, yang sangat disayangkan dari produsen mobil listrik asal Jepang ini adalah jumlah peminat mobilnya di China. Hal ini dikarenakan oleh keadaan historis yang cukup berbeda. Oleh sebab itu, karena masalah tersebut bisa berdampak buruk pada Toyota.

Mengesampingkan akan hal tersebut, Toyota melihat pangsa pasar di China sangat tinggi. Hal ini tentu akan berdampak positif pada Toyota, bahkan rencana kedepan Toyota akan lebih masuk ke pasar otomotif di China.

Tidak hanya masalah produksi mobil listrik saja melainkan juga merancang produk yang khusus untuk kebutuhan lokal. Sebab, setiap negara memiliki ciri yang berbeda yang disebabkan oleh medan, kenyamanan pengguna dan lain-lain.

Langkah tersebut diambil oleh pihak Toyota Motor karena menyesuaikan dengan regulasi New-energy Vehicle (NEV) dan kuota penjualanan NEV yang ada di China. Pasalnya, China telah menetapkan kuota untuk mobil listrik atau plug-in hybrid tersebut dan akan mulai berjalan pada 2019.

Regulasi tersebut membuat produsen mobil asing diizinkan beroperasi di China dengan membentuk usaha patungan dengan perusahaan dalam negeri.

China memiliki target yang cukup besar untuk produsen mobil karena mereka akan menargetkan 2 juta NEV pada 2020. Melihat pernyataan ini membuat Toyota memikirkan kembali untuk menyambung mitra kerja di China.

Berdasarkan dari halaman Kompas Oto menjelaskan bahwa Toyota sedang melakukan feasibility study. Hal tersebut terkait tentang kendaraan komersial berbahan bakar hidrogen di China.