Toyota Recall Puluhan CH-R, Ada Apa??

Recall Toyota C-HR – C-HR dikenal sebagai salah satu mobil SUV milik Toyota yang cukup sukses di Indonesia. Namun, rupanya hal tersebut cukup berbeda di Amerika Utara. Di mana Honda dikabarkan baru saja melakukan recall atau penarikan kembali produk C-HR mereka di Amerika Utara. Tak tangung-tanggung, tidak kurang dari 28.600 unit C-HR model 2018 ditarik kembali dari pasaran. Bahkan, penarikan tersebut tidak hanya dilakukan untuk C-HR saja. Disebutkan Toyota juga melakukan penarikan terhadap poduknya yang lain yakni Prius PHEV. Bahkan penarikan Prius tersebut melebihi C-HR yakni mencapai 39.900 unit.

Recall Toyota C HR

Dengan demikian, jika dijumlah dari kedua mobil tersebut, Toyota melakukan recal sebanyak 68.500 unit mobil. Bukan tanpa alasan, penarikan kembali produk tersebut rupanya memang memiliki alasan yang cukup kuat. Di mana untuk C-HR dikabarkan penaikan dilakukan karena permasalahan pada system rem elektroniknya. Di mana kabarnya, system keselamatan tersebut tidak dilepas atau diaplikasikan, dan berdampak tidak sesuai dengan standar keselamatan federal.

Nantinya penarikan ini dilakukan pada akhir bulan melalui sebuah surat yang dikirimkan kepada para pemilik C-HR. Bagi para penerima surat recall tersebut harus membawa mobilnya ke bengkel resmi untuk dapat mendaptkan pembaruan electronic control unit tersebut. Kabarnya, penarikan ini trejadi karena terjadinya kesalahan mode EV, saat kondisi beban tinggi, dan dapat menyebabkan kerusakan sekring. Jika hal tersebut terjadi, mobil bakal menyalakan lampu peringatan dan pesan peringatan. Bahkan, kesalahan ini disebut-sebut dapat mempengaruhi performa dari mobil. Tak heran jika kemudian Toyota memutuskan untuk menarik produk ini.

Di Amerika sendiri Toyota C-HR ini sendiri memiliki konsumen yang terbilang banyak. Bahkan, dalam ajang SEMA tahun ini di Las Vegas, sebuah Toyota C-HR yang diklaim sebagai SUV tercepat di dunia berhasil mencuri perhatian. Meskipun bukan versi standar melainkan sudah dimodifikai, hal ini mengindikasikan jika konsumen Amerika memang tetaik dengan Toyota C-HR ini. Belum diketahui apakah masalah tersebut juga terjadi dengan C-HR yang diluncukan Negara lain atau tidak, namun jika melihat keberadaannya di Indonesia, sepertinya aman-aman saja.

Top