Datsun Go-Cross Sudah Bisa Dipesan

Pemesanan Datsun Go-Cross – Setelah sekian lama hanya menjadi sebuah rumor, akhirnya Datsun Go-Cross generasi ke tiga resmi bisa dipesan oleh masyarakat Indonesia. Kabarnya, mobil ini akan diluncurkan pada awal tahun 2018 di Indonesia. Untuk dapat menjadi daftar tunggu dari konsumen mobil ini, kawan-kawan hanya perlu melakukan pendaftaran dan menyerahkan uang tanda jadi Rp 5 juta. Seperti yang diungkap oleh salah satu tenaga jual di diler Datsun “Jadi kita sudah open inden, kalau peluncurannya kapan saya tidak tahu. Uang tanda jadinya cuma Rp 5 juta,” ucapnya.

Pemesanan Datsun Go Cross

Nantinya, selain uang sebesar Rp 5 juta sebagai tanda jadi, calon konsumen juga diwajibkan untuk menyertakan identitas diri seperti foto copy KTP. Hal tersebut agar nantinya ketika mobil ini resmi meluncur, konsumen dapat mendapatkannya secara cepat. “Sejak beberapa hari lalu sudah banyak yang bertanya soal GO-Cross, instruksi dari atasan memang sudah dibuka pemesanannya karena sekitar Januari 2018 unitnya resmi dijual di Indonesia,” lanjutnya.

Kabarnya, Datsun Go-Cross ini akan menjadi model pembuka dari Datsun dari beberapa mobil yang akan diluncurkan di tahun 2018. Pasalnya, di tahun 2018 mendatang Datsun dikabarkan juga akan melakukan pembaruan pada dua LCGCnya yakni Datsun Panca dan Datsun Go+. Tentunya pembaruan tersebut layak dinanti mengingat jika menilik pesaingnya seperti Ayla dan Agya telah diperbarui tahun ini.

Datsun Go-Cross sendiri pertama kali meluncur pada tahun 2016 di ajang tahunan GIIAS. Kala itu, mobil ini masih menjadi mobil konsep yang belum diketahui kapan akan diluncurkan. Nah, meskipun pemesanannya sudah dibuka, kisaran banderol harga dari Datsun Go-Cross ini masih menjadi misteri. Pasalnya, Datsun sendiri hingga kini masih belum mengungkapkan berapa banderol yang akan mereka sematkan pada mobil Crossovernya ini.

Jika menilik dengan desain dan spesifikasi yang dibawanya, sepertinya Datsun akan membanderol mobil ini pada kisaran angka yang cukup standar untuk bersaing dengan crossover lainnya. Pasalnya, jikalau banderolnya terlalu mahal, bukan tidak mungkin jika mobil ini kalah saing dengan crossover lain.