SPLU PLN Akan Dibuat Anti Banjir

Keamanan SPLU – Untuk menunjang era kendaraan listrik yang sebentar lagi akan datang, PLN kini mulai mempersiapkan infrastruktur pendukung salah satunya adalah SPLU. SPLU menjadi faktor utama pendukung berkembangnya kendaraan bertenaga listrik. Pasalnya, dengan adanya SPLU ini pengguna kendaraan listrik nantinya tidak akan kesulitan untuk melakukan pengisian daya pada kendaraan miliknya. Saat ini sendiri, regulasi mengenai kendaraan listrik masih di godok dan tinggal menunggu ditandatangani oleh Presiden.

Keamanan SPLU

PLN Distribusi Jakarta Raya pun nampaknya optimis mampu memenuhi kebutuhan infrastruktur tersebut ketika nantinya regulasi sudah ditetapkan. Saat ini PLN mengklaim sudah memiliki 900-an SPLU yang tersebar di seluruh Jakarta. Meskipun demikian, dari banyaknya SPLU tersebut peruntukannya masih terbilang kurang memadai untuk pengisian daya kendaraan listrik. Namun, Ikhsan Asaad, General Manager PLN Disjaya menjanjikan jika nantinya semua SPLU tersebut akan mampu digunakan dengan optimal.

Bahkan dirinya juga sudah mengkonfirmasi mengenai keamanan dari instalasi SPLU yang ada di Jakarta. Bukan tanpa alasan, mengingat seperti yang kita ketahui akhir-akhir ini Jakarta memang diguyur hujan yang cukup lebat yang mengakibatkan banjir di beberapa tempat, sehingga keamanan dari SPLU harus sangat diperhatikan. Namun demikian Ikhsan meyakinkan jika SPLU yang dimiliki PLN saat ini sudah memenuhi standar safety agar terhindar dari banjir. “Kami sudah pasang proteksi yang sangat sensitif. Jadi kalau nantinya terendam air atau kebanjiran maka otomatis langsung mati (listriknya),” tutur Ikhsan.

Tak hanya itu saja, Ikhsan juga mengatakan jika SPLU yang dibangun saat ini sudah didesain dan dibuat dengan sangat baik. Bahkan, casing yang digunakan pada SPLU sendiri sudah mendapatkan sertifikasi IP54 yang meyakinkan jika perangkat tersebut tahan terhadap air. “Kemudian dari casing sendiri udah IP54 atau sudah waterproof,” ucap Ikhsan.

Di sisi lain, berbicara mengenai regulasi kendaraan listrik, saat ini memang masih terus dilakukan penyempurnaan dan ditargetkan pada tahun 2018 sudah selesai. Nantinya, dengan adanya regulasi tersebut akan membuat kendaraan listrik memiliki tempat tersendiri untuk meluncur di pasaran Indonesia.

Top