Ambulans Kalah dari Taksi Online

Maraknya Transportasi Online – Perkembangan jaman memaksa berbagai hal untuk berubah, tidak terkecuali dalam dunia otomotif. Di mana, saat ini keberadaan transportasi online merupakan hal yang sangat wajar dijumpai diberbagai kota-kota besar. Bukan tanpa alasan, transportasi online ini muncul untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan transportasi praktis, cepat dan terjangkau. Namun demikian, pada awal kemunculannya transportasi online ini sempat menuai berbagai kontroversi di kalangan masyarakat.

Maraknya Transportasi Online

Di Amerika Serikat, keberadaan taksi online pun juga sudah menjadi hal yang biasa dijumpai di berbagai wilayah. Yang menarik adalah kabarnya taksi online di Amerika Serikat ini dapat menggantikan peran dari ambulans. Dilansir dari KompasOtomotif, biaya untuk menggunakan ambulans disebut-sebut jauh lebih mahal daripada menggunakan taksi online. Hal ini membuat banyak masyarakat lebih memilih taksi online untuk keperluan darurat.

Di sisi lain, tak hanya harganya yang lebih murah, respon dari taksi online juga dianggap lebih cepat jika dibandingkan dengan ambulans. Seperti yang diketahui, untuk memesan ambulans masyarakat Amerika memang harus menelepon nomor darurat 911. Hal ini dirasa lebih merepotkan ketimbang menggunakan aplikasi taksi online. Namun demikian, hal ini hanya terjadi untuk warga perkotaan. Pasalnya, untuk warga yang sulit terjangkau dari taksi online tersebut mereka masih tetap menggunakan ambulan ketika keadaan darurat.

Kepercayaan masyarakat Amerika Serikat tersebut pun membuat Uber yang merupakan penyedia taksi online di Amerika Serikat merasa bangga. Pasalnya, menurutnya hal tersebut menjadi salah satu indikasi tingginya kepercayaan masyarakat kepada layanan yang ditawarkan Uber tersebut. Namun demikian, Uber tetap menganjurkan untuk menggunakan ambulans untuk mengangkut keadaan darurat ketika orang sakit. Pasalnya, ambulans dilengkapi dengan berbagai peralatan khusus dan tenaga medis yang dapat melakukan tindakan pertama ketika diperjalanan dan hal tersebut tidak bisa dilakukan oleh driver Uber.

Di sisi lain, meskipun taksi online ini dinilai lebih praktis, memang risiko untuk mengangkut orang sakit menggunakan taksi online ini cukup besar. Bukan tanpa alasan, taksi online ini bisa saja terjebak macet yang mengakibatkan perjalanan menjadi tersendat. Hal ini tentu tidak akan terjadi dengan ambulans, pasalnya seperti yang kita ketahui jika ambulans memiliki keistimewaan di jalan raya untuk menggunakan sirine ataupun strobo.