Yamaha MX King Masih Jadi Raja Bebek Sport

Persaingan Segmen Bebek Sport – Angka penjualan sepeda motor Indonesia di tahun 2017 yang lalu memang mengalami penurunan. Meskipun tidak terlalu signifikan, penurunan penjualan tersebut nampaknya tetap mendapat perhatian dari berbagai pabrikan yang bermain di segmen ini. Dari keseluruhan angka penjualan tersebut memang segmen matik masih mendominasi. Namun demikian bukan berarti segmen lainnya mati.

Persaingan Segmen Bebek Sport

Salah satunya adalah segmen motor bebek sport yang menyumbang sekitar 2,28 persen dari total pasar di tahun 2017. Namun demikian, segmen ini pun rupanya juga mengalami penurunan penjualan jika dibandingkan dengan penjualan di tahun sebelumnya. Bahkan penurunannya cukup besar yakni mencapai 24,67 persen.

Seperti yang diketahui di segmen ini ada beberapa produk yang bersaing yakni Yamaha MX King, Suzuki Satria 150, Honda Supra GTR 150 dan Honda Sonic. Dari ke empat model tersebut Yamaha MX King nampaknya masih menjadi yang terbaik dengan penjualan yang mencapai 62.550 unit. meskipun sebenarnya angka tersebut pun lebih rendah 9,06 persen dari tahun 2016.

Sementara itu, pada posisi kedua segmen bebek sport ditempati oleh bebek sport bergaya “ayam jago” Honda Sonic dengan perolehan 34.137 unit, yang turun 9,44 persen dari tahun sebelumnya. Meskipun demikian, angka tersebut masih unggul jika dibandingkan dengan Suzuki Satria yang notabene merupakan kembarannya. Di mana, Suzuki Satria sendiri memiliki angka penjualan yang sangat buruk bahkan menempati posisi terakhir diantara keempat model tersebut.

Di mana, Suzuki Satria selama tahun 2017 yang lalu hanya mampu terjual sebanyak 15.186 unit saja. angka tersebut jauh lebih rendah dari tahun 2016 yang mencapai dua kali lipat lebih yakni 39.465 unit. hal tersebut pun membuat presentasenya turun cukup banyak yakni 61,52 persen. Angka tersebut bahkan membuatnya kalah dari Supra GTR yang mampu terjual 22.536 unit.

Dari fakta tersebut memang tidak bisa dipungkiri jika segmen bebek khususnya bebek sport ini semakin sepi peminat. Hal tersebut tidak lepas dari banyaknya konsumen yang lebih memilik jenis motor matic yang dianggap lebih praktis. Akankah pada tahun 2018 ini segmen ini mampu bangkit atau justru semakin terpuruk?

Top