Sepeda Motor Wajib Gunakan Jalur Khusus, Kalau Tidak Mau Dipenjara

Aturan Jalur Khusus Sepeda Motor – Baru-baru ini, Gubernur DKI Jakarta mengeluarkan sebuah aturan yang membolehkan sepeda motor untuk kembali melintas di Jalan MH Thamrin dan Medan Merdeka Barat. Untuk diketahui, di kedua ruas jalan ini memang sebelumnya dilarang dilalui oleh sepeda motor. Dengan, diterapkannya aturan baru tersebut, berbagai pihak terkaitpun langsung melakukan upaya untuk mencegah meningkatnya volume kendaraan di jalan tersebut yang bisa menimbulkan masalah baru.

Aturan Jalur Khusus Sepeda Motor

Seperti yang diungkapkan oleh Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto yang khawatir dengan diterapkannya peraturan baru tersebut. “Untuk mempertahankan kinerja lalu lintas tetap maksimal, perlu adanya pengaturan kendaraan bermotor khususnya sepeda motor yang populasinya lebih tinggi dibandingkan dengan kendaraan bermotor R 4 atau lebih,” ungkap Budiyanto.

Tentu saja, dengan berbagai masalah yang dapat timbul tersebut, pihaknya langsung gerak cepat untuk dapat mencegahnya. Salah satu cara yang akan dilakukan adalah dengan membangun beberapa titik marka jalan sepeda motor, sebagai jalur khusus sepeda motor. Dengan kebijakan tersebut, nantinya sepeda motor dapat berjalan di jalurnya. “Ini berarti memerintahkan sepeda motor harus melintasi jalur tersebut (proses kanalisasi dengan menggunakan marka jalan sepeda motor),” ucap Budiyanto.

Tidak main-main, bahkan beliau menyatakan jika ada pengendara motor yang melanggar dan tidak melalui jalur khusus sepeda motor tersebut dianggap perbuatan melanggar hukum. Tentu saja dengan demikian, ada konsekuensi yang harus di tanggung dari pelanggar tersebut. Pasalnya berdasarkan Undang-Undang No 22 th 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan, pasal 287 ayat 1 junto pasal 106 ayat 4 huruf b dipidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

Hal ini layak menjadi catatan bagi para pengendara sepeda motor di ibukota yang berniat untuk kembali melalui kedua ruas jalan tersebut. Pasalnya, meskipun aturan pelarangan melintas sudah dicabut namun pengendara sepeda motor tetap mematuhi aturan yang baru yakni dengan melalui marka jalan khusus tersebut. Hal tersebut tentu dilakukan untuk mencegah berbagai dampak buruk baik bagi pengguna sepeda motor itu sendiri maupun pengendara lain.