Mazda Masih Punya Empat Model Baru Lagi untuk Indonesia

Mobil Baru Mazda – PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) sebagai distributor resmi Mazda di Indonesia secara resmi merilis dua produk barunya yakni All New Mazda CX-9 dan CX-5 Anniversary Edition. Kedua mobil yang diluncurkan dalam edisi spesial tersebutpun dijual dengan jumlah terbatas. Namun, meskipun sudah merilis dua varian sekaligus dalam kesempatan ini, Mazda pun disebut-sebut masih memiliki beberapa produk lain yang siap diluncurkan untuk Indonesia.

Mobil Baru Mazda

Seperti yang Mas Sena lansir dari Roy Arman Arfandy, Presiden Direktur EMI yang mengungkapkan jika pihaknya masih memiliki beberapa produk baru. Namun demikian, pihaknya masih menunggu improvisasi dari pihak prinsipal soal produk baru. “Kami sedang menunggu dari pihak Jepang mungkin facelift. Iya, mungkin ada sekitar empat model lagi dari produk yang sudah ada (minor change),” ujar Roy.

Mengenai waktu perilisannya sendiri dirinya masih belum mau menjelaskan secara gamblang. Namun jika menilik kalender otomotif nasional, kemungkinan besar mobil tersebut akan diluncurkan pada dua ajang otomotif besar tahunan Tanah Air. Di mana, pada bulan April mendatang akan diselenggarakan IIMS sementara Agustus ada GIIAS. Dirinya pun mengkonfirmasi jika pihaknya akan turut serta dalam kedua ajang tahunan tersebut.

Di lain sisi, meskipun saat ini terbilang cukup sukses dengan beberapa produknya, PT EMI sendiri disebutkan sempat mengalami kegagalan di di tahun 2017 yang lalu. Di mana, pada tahun lalu dari target yang dipasang yang mencapai 5000 unit, pihaknya hanya mampu menutup tahun 2017 dengan angka penjualan sebanyak 4000an unit saja.

Namun demikian, capaian yang belum bisa memenuhi target tersebut, disebutkan sudah cukup baik. Pasalnya tahun tersebut merupakan tahun pertama bagi PT EMI dalam memasarkan mobil Mazda di Indonesia, “Capaian 2017 sebenarnya cukup, karena baru pertama kali kami mulai, lagipula kami belum mengambil satu tahun full , start dari Februari. Ditambah lagi waktu transisi sekitar empat bulan, membuat tak maksimal dalam penjualan, karena harus registrasi dan homologasi ulang. Jadi ada keterlambatan proses, sehingga tidak mencapai target kami tahun lalu”.

Top