Etios Kandas, Toyota Andalkan Agya & Yaris

Penghentian Produksi Etios – Semenjak bulan November 2017 Toyota dikonfirmasi telah menghentikan produksi dari salah satu mobil kotanya yakni Etios Valcao. Praktis, penghentian produksi tersebut pun berpengaruh pada pasokan di diler yang semakin langka. Di tahun 2018, Toyota sendiri disebut-sebut sudah tidak menjual mobil tersebut. Hal ini membuat Toyota kini hanya mengandalkan Agya dan Yaris di segmen mobil kecil untuk bersaing dengan pabrikan lain.

Penghentian Produksi Etios

Penjualan dari Etios Valcao sendiri memang bisa dibilang tidak terlalu bagus dan kalah dengan beberapa pesaingnya. Di Indonesia, segmen mobil kota memang tidak terlalu dominan jika dibandingkan dengan segmen MPV. Namun demikian, persaingan di segmen ini pun terbilang cukup ketat dengan beberapa produk dari berbagai pabrikan.

Suzuki Ignis, Honda Brio, Mitsubishi Mirage dan Nissan March merupakan beberapa mobil kota yang bersaing cukup ketat di Indonesia. Meskipun dengan “mematikan” Etios Toyota menjadi tidak punya wakil di segmen ini, namun Toyota disebut-sebut tidak merasa khawatir. Seperti yang diungkapkan oleh Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager Toyota Astra Motor (TAM). Di mana dirinya mengaku akan mengandalkan dua mobilnya yakni Yaris dan Agya bersaing dengan pabrikan lain.

“Saat ini, kami punya produk yang mengisi segmen hatchback, sehingga Toyota tidak akan mengalami kekosongan di segmen ini. Terlebih lagi, pilihan engine yang ditawarkan juga cukup beragam di hatchback yaitu 1.0L, 1.2L, dan 1.5L sehingga masyarakat semakin memiliki beragam pilihan,” tutur Soerjopranoto.

Untuk diketahui, umur Etios Valcao di Indonesia ini memang terbilang pendek bahkan tidak sampai 5 tahun. Pasalnya, meskipun baru meluncur pada tahun 2013 Toyota kemudian menghentikan produksinya pada 2017. Pada awal kedatangannya, mobil ini memiliki penjualan yang terbilang cukup baik dengan penjualan wholesales sampai 12.747 unit.

Penjualan pada tahun pertamanya tersebut pun menjadi penjualan terbanyak selama ia turun di industri otomotif Tanah Air. Di mana, pencapaiannya tersebut tidak mampu diulang hingga kemudian akhirnya produksinya dihentikan pada November tahun 2017 yang lalu. Penghentian produksi tersebut memang sebenarnya sudah terlihat semenjak 2016.