Mei, Xpander Diekspor ke Filipina

Rencana Ekspor Xpander – Kesuksesan Xpander di Tanah Air memang membuat Mitsubishi kewalahan memenuhi pesanan yang mencapai ribuan unit. Bahkan, banyaknya pesanan tersebut membuat para konsumennya harus rela mengantre. Setelah kesuksesannya di Tanah Air, membuat Mitsubishi berencana akan mengekspor mobil ini ke luar negeri. Meskipun sempat dikabarkan rencana ekspor tersebut ditunda karena menumpuknya pesanan secara lokal, namun nyatanya Mitsubishi telah mengkonfirmasi ekspornya pada 28 Mei mendatang.

Rencana Ekspor Xpander

Filipina sendiri merupakan negara pertama yang akan disambangi oleh mobil ini, pasalnya permintaan konsumen Mitsubishi di Filipina cukup tinggi. “Kami memilih Filipina karena permintaan pelanggan di sana cukup tinggi dan performa Mitsubishi di Filipina juga bagus,” kata Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia, Takao Kato.

Dengan rencana ekspor tersebut, membuat Mitsubishi meningkatkan kapasitas produksinya. Di mana, kapasitas produksi yang tadinya 8000 unit per bulan, ditingkatkan menjadi 9000-10.000 unit per bulan. “Desember 2017 kami produksi 5.000 unit. Januari ada peningkatan produksi mencapai 8.000 unit per bulan, ada kemungkinan akan produksi 10.000 unit per bulan. Kapasitas itu termasuk untuk memenuhi pasar domestik dan pasar ekspor,” jelas Kato.

Nantinya, Mitsubishi Xpander ini tak hanya akan diekspor di kawasan Asia Tenggara saja melainkan ke beberapa belahan dunia lainnya. Diantaranya yang akan menjadi target pasar dari mobil ini adalah Amerika Selatan seperti Bolivia dan Mesir di Afrika. “Ada rencana ekspor ke Amerika Selatan yang akan dimulai musim panas (Juli) ini,” pungkasnya.

Untuk melangkah menuju pasar luar negeri, Mitsubishi Xpander ini sendiri telah melalui berbagai pengujian. Salah satunya adalah pengujian tabrak yang dilakukan oleh ASEAN New Car Assessment Program (NCAP). Pada tes yang dilakukan tersebut, Xpander sendiri mendapat peringkat bintang 4. Di mana, peringkat tersebut merupakan salah satu yang terbaik.

Xpander sendiri menjadi MPV pertama yang melakukan uji tabrak di ASEAN NCAP. “Xpander merupakan MPV pertama yang diuji ASEAN NCAP berdasarkan protokol baru untuk 2017-2020, dan menunjukkan kinerja baik dalam penilaian yang lebih ketat ini,” kata Sekjen ASEAN NCAP, Khairil Anwar Abu Kassim.

Top