Ekspor Mobil Toyota Ditargetkan Naik di Tahun 2018

Toyota Siap Tingkatkan Ekspor di Tahun 2018 – Peningkatan ekspor mobil Toyota tampaknya bakal mengalami kenaikan di tahun 2018 ini. Meski sedikit ada kendala soal masalah dengan Vietnam, namun dalam hal ini PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) masih tetap beroptimis bahwa pengiriman ke luar negerinya akan mengalami pertumbuhan yang cukup memuaskan. Kenaikannya sendiri diproyeksikan ada di angka 10 persenan.

Toyota Siap Tingkatkan Ekspor Di Tahun 2018

Bukan tanpa alasan mengingat memang Toyota Indonesia memiliki pangsa pasar ekspor yang cukup membanggakan. Lihat saja, pada 2017 lalu, TMMIN berhasil mencapai rekor baru sepanjang perjalanan ekspornya dari Indonesia ke mancanegara sejak 1987. Bahkan, keseluruhan dari total perolehannya sebanyak 199.600 unit, dengan sekitar 82.000 unitnya dikontribusi dari Daihatsu.
“Tahun ini diharapkan semuanya berjalan dengan lancar, dan kami proyeksi ekspor bisa naik 10 persen,” tutur Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahyono kepada pada Selasa (13/2/2018).

Selain itu, Warih sendiri pun juga menyatakan bahwa untuk saat ini memang pihaknya tengah mengupayakan wilayah baru tujuan ekspor. Daerah yang sedang disasar TMMIN yaitu beberapa negara di Afrika Utara, Amerika Selatan, serta beberapa negara di kawasan ASEAN dan sekitarnya.

“Kalau tahun ini kami sedang pantau tetangga dari Maroko bagaimana, seperti Aljazair dan Mesir. Kemudian yang berseblahan dengan Argentina dan Brazil mulai dari Chile dan Peru, lalu wilayah ASEAN ada Laos dan Mynamar dan lainya,” tutur Warih.

Di samping itu, untuk mengetahui indikator pertumbuhannya pun juga harus melihat beberapa aspek. Mengingat peningkatan ekspor Toyota sendiri berbasis pada proyeksi Bank Dunia yang mana saat ini memperkirakan ada growth positif ekonomi global pada 2018 bisa mencapai 3,1 persen, atau lebih tinggi 0,2 persen dari 2017. Sementara IMF memproyeksi, tahun ini laju pertumbuhan global bisa mencapai 3,7 persen atau lebih tinggi 0,1 persen.

Di sisi lain, jika melihat geliat Toyota Indonesia yang memang menunjukan peningkatan signifikan di pasar Indonesia, tentu bukan hal yang sulit bagi pihaknya untuk meningkatkan jumlah ekspor ke mancanegara.

Top