Yaris Facelift Meluncur, Honda Tak Khawatir

Honda Tak Tanggapi Yaris Facelift – Pasar hatchback di Indonesia memang terbilang sangat tinggi. Bahkan, beberapa pabrikan pun juga berlomba-lomba memasarkan hatchback buatannya dengan ragam keunggulan. Begitu juga dengan Toyota yang kali ini siap menyegarkan penampilan Yaris, Selasa (20/2/2018).

Honda Tak Tanggapi Yaris Facelift

Dengan peluncuran Yaris Facelift tersebut, tentu merupakan sebuah pertanda bahwa pasar hatchback 1.500 cc pun diprediksi kembali menggeliat hebat. Namun, tampaknya kabar tersebut bagi Honda yang punya Jazz di segmen sama, kedatangan tampang baru kompetitor tak bikin gentar.

Justru, menurut Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy, Jazz sudah lebih dulu diberikan penyegaran, Juli 2017 silam. ”Kami sudah segarkan duluan. Jadi kompetitor yang mengejar,” katanya, (14/2/2018), di Garut, Jawa Barat.

Tak hanya itu saja, Jonfis sangat percaya diri dengan Jazz dalam hal ini. Bahkan jika dikaitkan dengan spesifikasi dan fitur tambahannya pun, Jazz dianggapnya sudah punya bekal yang lebih dari cukup. Mulai dari tenaga yang lebih besar, konfigurasi ruangan kabin, lampu LED, dan banyak lagi.

”Ya bukan berarti kami santai. Tapi kondisi (dikejar kompetitor) ini bukan yang pertama kali. Sudah puluhan tahun, siklus produk baru selalu ada. Kita tak mengandalkan produk baru saja. Mungkin konsumen tertarik pada desain awal pandangan, tapi sebagian lain enggak,” kata Jonfis.

Dengan begitu, maka tak heran jika Jonfis pun berpendapat bahwa HPM harus punya strategi lain seperti promosi untuk mengedepankan fitur-fitur yang ada sebelumnya. ”Saya kira yang sudah pakai Honda tau, kalau running cost produk kami rendah,” ucapnya.

Perlu diingat juga bahwa tahun 2017 lalu, Honda Jazz telah berhasil dengan penjualan 16.100 unit, atau menguasai pangsa pasar absolut 48 persen di segmen hatchback. Sementara Toyota Yaris harus mengejar dengan 10.750 unit sampai akhir tahun, atau menguasai market share 32 persen. Sebuah hasil yang terbilang cukup berimbang dan saling salip menyalip. Tentu, hal tersebut akan membuat pasar hatchback semakin ketat saja.

Top