Perluas Jangkauan Pasar, Suzuki Siap Buka 100 Dealer di Jawa

Suzuki Segera Tambah 100 Dealer di Jawa – Menyasar di pasar otomotif nasional yang persaingannya sangat ketat, beberapa produsen pun melakukan beberapa ide-ide cemerlang. Tak hanya memperbarui atau menambah produk baru mereka namun juga membuka dealer baru yang dinilai efektif dalam memperluas jangkauan pasar.

Suzuki Segera Tambah 100 Dealer Di Jawa

Upaya tersebut pun juga sebagaimana yang akan dilakukan oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) divisi roda dua. Dimana, pabrikan  asal Negeri Sakura tersebut dilaporkan segera menambah jaringan diler di tahun ini. Pasalnya, rencana yang sebelumnya akan menambah hingga 450 unit pada tahun lalu belum terealisasi dengan tuntas.

Terkait dengan hal tersebut, Yohan Yahya yang mana dalam hal ini selaku Departement Head of Sales Marketing SIS R2 pun turut berbicara. Ia menyampaikan pernyataan bahwa sampai tahun ini jumlah diler Suzuki 392 unit.

Perlu untuk diketahui bahwa keseluruhan dari jumlah dealer Suzuki hingga angka 392 diler tersebut mengusung konsep 3S. Dimana, artinya bisa melayani penjualan, perawatan motor, dan pembelian suku cadang. Tak sampai di situ saja, bahkan Yohan pun juga turut mengatakan bahwa nantinya pihak PT SIS R2 mau menambah jumlah diler pada tahun ini, tetapi hanya 1S atau yang cuma bisa melayani penjualan.

“Tahun ini akan kami tambah 1S di Jawa, sekitar 100-an,” kata Yohan di stan Suzuki di Indonesia International Motor Show (IIMS) pada Jumat (28/4/2018).

Sebagai tambahan informasi saja bahwa sebenarnya, PT SIS R2 sampai detik ini dilaporkan telah berhasil meningkatkan penjualan dari 2016 sebesar 56.000 unit menjadi 72.000 unit pada 2017. Tentu, hal tersebut merupakan sebuah peningkatan yang cukup membanggakan. Sementara itu di sisi lain, ada sebagian besar pertumbuhan disebabkan adanya model baru, antara lain seperti GSX-R 150 dan GSX-S 150. Melihat laporan tersebut, pastinya dalam hal ini pabrikan Suzuki Indonesia membutuhkan lebih banyak jaringan dealer bila ingin meningkatkan lagi penjualan pada tahun 2018 yang begitu ketat ini.