Nilai Transaksi di Ajang IIMS 2018 Capai 4.08 Triliun

IIMS 2018 Capai Angka Transaksi Hingga 4.08 Triliun –┬áSiapa sangka, ternyata ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 yang diselenggarakan selama 11 hari tersebut menorehkan penjualan yang cukup fantastis. Dimana, pameran otomotif nasional tersebut telah berhasil menembus nilai transaksi yang sangat tinggi, yaitu hingga Rp 4,08 triliun. Jika membandingkan dengan ajang di tahun sebelumnya, tentu hasil torehan angkan tersebut meningkat secara signifikan.

IIMS 2018 Capai Angka Transaksi Hingga 4.08 Triliun

Bukan tanpa alasan, pasalnya pada tahun yang lalu, nilai transaksi hanya mencapai Rp 3,2 triliun. Sementara itu di satu tahun sebelumnya juga hanya mencatat sebanyak Rp 3,1 triliun. Melihat catatan tersebut, maka bisa kita pahami bahwa semakin ke sini, tren pasar otomotif selalu menunjukan tren positif untuk setiap tahunnya.

“Kami ucapkan terima kasih dan pencapaian ini menjadi prestasi bagi kami selama 19 tahun menyelenggarakan pameran otomotif di Tanah Air,” ujar Hendra Noor Saleh, Direktur Dyandra Promosindo dalam keterangan resmi pada Kamis (3/5/2018).

Tak sampai di situ saja, bahkan Hendra sendiri juga menyatakan bahwa total nilai jual transaksi yang mencapai angka Rp 4,08 triliun itu dicapai berkat 12.402 surat pemesanan kendaraan (SPK). Dengan kata lain, sudah ada total 11.179 unit dari penjualan mobil, dan 1.223 unit hasil penjualan sepeda motor. Sebuah hasil yang begitu tinggi.

Selain itu, tampaknya tren positif juga bisa ditelusuri dengan melihat dari jumlah pengunjung yang selama 11 hari ini sudah mencapai 526.431 orang atau dengan kata lain telah meningkat 22.984 unit jika kita bandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Tahun depan kami akan kembali dengan inovasi terbaru dan tunggu kejutan selanjutnya,” ucap pria yang akrab disapa Kohen itu.

Dengan laporan tersebut maka jelas bahwa pasar otomotif nasional terus menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Apalagi, dengan hadirnya beberapa produk baru atau penyegaran pada beberapa kendaraan yang membuat konsumen pun tertarik dan kepincut. Tentu, hal tersebut menjadi tren positif demi kemajuan industri otomotif di Indonesia.

Top