Honda Masih Enggan Hadirkan NSX di Indonesia

Peluncuran NSX di Indonesia Tertunda – Terkait dengan perubahan regulas pajak sedan di Indonesia, tampaknya berpengaruh pada beberapa produsen mobil yang memproduksi mobil sedan. Salah satu dari sekian banyak pabrikan yaitu Honda. Dimana, belum lama ini dilaporkan bahwa Honda Prospect Motor (HPM) menilai sekarang bukan waktu yang tepat menjual sedan yang mana salah satunya ayitu mobil sport NSX. Pasalnya, pihak HPM lebih cenderung untuk menunggu regulasi baru terkait revisi pajak sedan yang belum diputuskan pemerintah.

Peluncuran NSX Di Indonesia Tertunda

“Sampai saat ini kami belum berencana, katanya pajak sedan kan mau turun. Kalau mobil mewah seperti ini bisa 175 persen, kalau saja nanti turun menjadi 30-40 persen, hancur,” ucap Jonfis Fandy selaku Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM, di Jakarta pada Kamis (24/5/2018).

Perlu untuk diketahui dan dipahami bahwa kata “Hancur” tersebut maksud Jonfis merujuk ke perasaan konsumen. Dimana, apabila membeli Honda NSX sebelum pajak sedan berubah. Konsumen itu bakal kecewa sebab ketika pajak sedan melunak, NSX bisa dibeli dengan harga jauh lebih murah.

Jika regulasi penurunan pajak sedan di Tanah Air sudah selesai maka jelas nantinya harga Honda NSX berpeluang dijual lebih murah. Bukan tanpa alasan sebab revisi pajak sedan yang masuk dalam harmonisasi klasifikasi kendaraan juga sudah terintegrasi dengan pajak karbon (carbon tax). Dengan kata lain bahwa bila emisi model rendah karena memakai teknologi modern maka beban pajaknya rendah.

Di sisi lain, untuk diketahui saja bahwa Honda NSX ini merupakan generasi ke dua dari jajaran mobil sport berteknologi hibrida yang menggabungkan mesin tengah V6 3.5L dengan tiga motor listrik. Kemampuan terbaiknya 600 tk dengan transmisi semi-otomatis 9-percepatan.

Sementara itu, soal konsumen tampaknya Honda NSX sudah punya tempat di Tanah Air. Bagaimana tidak? Pasalnya, menurut Jonfis , ia sendiri menjelaskan abhwa sampai saat ini sudah banyak yang menyatakan minat beli NSX. Jumlahnya sekitar 20 orang. Dengan fakta tersebut maka jelas jika sedan mewah ini sudah memiliki tempat di hati para konsumen.