PT SIS Siap Ekspor Ertiga 2018 Ke 20 Negara

Ertiga Generasi Terbaru Siap Diekspor – Sejak resmi dirilis oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) pada  pertengahan tahun 2018 kemarin, All New Ertiga memang memiliki daya tarik yang cukup memikat para konsumen. Bahkan, dominasi pasarnya pun juga mulai meluas ke luar negeri.

Ertiga Generasi Terbaru Siap Diekspor

Hal itu tak lepas dari konfirmasi yang telah diberikan oleh pihak PT SIS yang mana pabrikan berlogo huruf “S” tersebut telah menginformasikan bahwa nantinya All New Ertiga generasi ke dua ini akan diekspor ke 20 negara di seluruh dunia. Bahkan, untuk menunjang percepatan penjualan, pengiriman unit Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) itu dijadwalkan pada semester ke dua di tahun 2018.

Selain itu, perlu untuk diketahui bahwa konfirmasi itu pun juga telah diungkapkan langsung oleh Head of Product Development & Marketing Research PT SIS Harold Donel di sela-sela acara media test drive All New Ertiga di Bali pada Senin (25/6/2018).

“Ekspor rencana semester kedua ke 20 negara di seluruh benua. Sekitar April 2020 nanti,” ujar Harold kepada awak media.

Pesanan yang cukup memuaskan dan penjualan yang meningkat, tentu menajdi penyebab pihak PT SIS untuk merangku pasar internasional melalui Low MPV buatannya tersebut. Bahkan, langkah yang satu ini lanjut Harold merupakan salah satu strategi jitu untuk mendukung perekonomian Indonesia, sekaligus mendukung pemerintah yang mewajibkan bagi produsen otomotif di Tanah Air melakukan ekspor mobil.

“Informasi berapa unit dan negara detailnya belum bisa kita berikan info, nanti akan kita informasikan lagi,” ucap Harold.

Tak hanya itu saja, bahkan Harol sendiri pun juga melanjutkan bahwa kapasitas produksi All New Ertiga itu sendiri nantinya akan mencapai angka sekitar 5.000 unit. Jumlah tersebut belum termasuk kuota untuk ekspor ke 20 negara. Sehingga, fokus produksi All New Ertiga 2018 ini akan menjadi prioritas bagi pihak produsen.

“Bahkan masih bisa ditingkatkan lagi. Soalnya, kalau diitung-itung lagi jumlah tersebut hanya untuk 2 shift dan line untuk pasar domestik dan ekspor berbeda-beda juga,” ucap Harold.

Top