Gaikindo Indonesia Tanggapi Positif Regulasi Recall

Gaikindo Dukung Regulasi Recall di Indonesia – Dukungan regulasi terkait recall dari produsen otomotif di Indonesia tampaknya mulai menunjukan tanda-tanda. Dimana, belum lama ini Kementerian Perhubungan, telah mengeluarkan regulasi terkait dengan kewajiban recall alias penarikan kembali secara massal, untuk kendaraan yang ditemukan ada cacat produksi. Tentu saja, dari sini ada perhatian pemerintah yang cukup serius terhadap perkembangan otomotif di Tanah Air.

Gaikindo Dukung Regulasi Recall Di Indonesia

Terkait dengan hal tersebut, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi, menanggapi sikap yang positif berkenaan dengan kebijakan anyar ini. Dia berpendapat bahwa kebijakan ini juga sebagai salah satu bentuk perhatian terhadap aspek keselamatan, buat pengguna kendaraan di jalan.

“Recall niat baik dari APM (Agen Pemegang Merek) untuk memperbaiki. Kalau niat baik ini diregulasi, dibuat makin baik lagi kita sambut dengan positif,” ungkapnya ketika ditemui, di Kementerian Perindustrian, Jakarta pada Rabu (4/7/2018).

Tak sampai di situ saja, bahkan Mangoi sendiri pun juga turut menegaskan bahwa kebijakan ini tidak bakal mengancam industri mobil di Tanah Air. Namun malah justru sebaliknya, kebijakan justru meningkatkan pelayanan terhadap konsumen.

“Enggak jadi ancaman. Niat baik ditambah niat baik hasilnya akan jauh lebih baik,” tandasnya.

Di sisi lain, perlu untuk diketahui juga bahwa berdasarkan Permenhub Nomor 32 Tahun 2018 tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor, Pasal 79, produsen otomotif yang mendapati produknya bermasalah atau cacat produksi sesuai hasil investigasi perusahaan, wajib melakukan penarikan kembali dan selanjutnya membenahi bagian komponen yang rusak.

Dengan begitu maka kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah tersebut secara tak langsung bakal mampu mengembangkan industri otomotif Tanah Air. Sehingga, tak heran jika Gaikindo sendiri mendukung kebijakan mengenai regulasi pemerintah pada recall kendaraan yang mengalami kerusakan.