Pertahankan Pasar Xpander, Mitsubishi pun Bertindak

Mitsubishi Lakukan Gebrakan untuk Pertahankan Xpander – Mitsubishi Indonesia memang tengah menjadi merk yang memiliki penjualan tinggi berkat salah satu Low MPV nya, yakni Xpander. Maka dari itu, pabrikan berlogo tiga berlian tersebut pun berupaya membuat produk andalannya Xpander, tak hanya sukses di awal-awal saja. Namun, juga ingin mempertahankan pasar Low MPV bergaya SUV tersebut dalam waktu yang panjang.

Mitsubishi Lakukan Gebrakan Untuk Pertahankan Xpander

Terkait dengan hal tersebut, Irwan Kuncoro yang mana selaku Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI pun menegaskan bahwa jika pihaknya ingin mobil Xpander menjadi long seller model. Tentu saja pernyataan itu tak menjadi sekedar omong kosong semata melainkan sebuah fakta yang mana dibuktikan bahwa pihak Mitsubishi Indonesia kini sudah mengantongi strategi untuk mencapainya.

“Kami akan terus mengoptimalkan penjualan dan layanan aftersales Xpander, kami tidak menginginkan sukses di awal saja, tapi menjadikannya long seller model,” ujar Irwan pada Senin (9/7/2018).

Di sisi lain, Irwan juga menjelaskan bahwa langkah pertama untuk menerapkan strategi tersebut, hal pertama yang diperhatikan adalah customer satisfaction. “Melalui perluasan jaringan dealer, tak hanya untuk menjual tapi juga untuk melayani. Jadi customer satisfaction itu sangat-sangat penting,” ujar Irwan.

“Core value kami customer obsession, di mana kami juga harus bisa bersaing dari sisi kepuasan konsumen, itu terpenting,” kata Irwan.

Tak sampai di situ saja, bahkan Irwan pun juga mempertegas kembali bahwa selain soal pelayanan, yang bakal dilakukan Mitsubishi Indonesia adalah menjaga produk tetap berkualitas dan terus tampil memukau dengan penyegaran-penyegaran.

“Produk tentu saja sangat penting, di mana juga harus kami jaga product lifecycle-nya. Kami akan melakukan refreshment,” tutur Irwan.

Berkenaan dengan pesanan, sampai detik ini pun Mitsubishi Xpander masih inden selama dua sampai tiga bulan, di mana pemesanannya sudah lebih dari 66.000 unit. Meski pesanannya terus mengalami peningkatan akan tetapi fakta ini justru akan jadi masalah, ketika Mitsubishi tak mampu memenuhi permintaan masyarakat, dan membuat mereka beralih ke merek lain.

Top