Mobil Listrik Ala Tesla Bakal Sesaki Jalan di 2025

Mobil Listrik Bakal Sesaki Jalan di 2025 – Jaman semakin maju dan semakin canggih. Bahkan kini trend otomotif sudah beralih ke mobil-mobil canggih. Tak lagi mengandalkan bahan bakar fosil, mobil yang mulai digarap untuk dijadikan “anak emas” di masa mendatang kini mengandalkan listrik sebagai energinya. Bahkan produsennya sudah menggadang-gadang produk tersebut dari sekarang. Salah satu nama besar di industri mobil listrik adalah Tesla.

tesla sesaki jalan di 2025

Tesla Motors bahkan punya ambisi yang besar untuk pasaran mobil listrik. Tak tanggung-taggung, di tahun 2025 mendatang, penjualan mobil listrik besutan Elon Musk tersebut diklaim bakal laku keras. Jadi bisa dibayangkan kalau kira-kira sepuluh tahun mendatang jalanan bakal dipenuhi dengan mobil listrik ala Tesla. Bahkan untuk mewujudkan ambisi itu, puluhan ribu unit sudah mulai dikirim pada konsumen lho.

Pendiri Tesla Motors, Elon Musk mengatakan bahwa tak kurang dari 40 ribu unit mobil Tesla telah dikirim ke konsumen. Bahkan penjualannya bakal mencapai jutaan unit pada tahun 2025. Demikian penjelasan Musk dalam sebuah pertemuan di Detroit, seperti yang diberitakan oleh Inautonew. Nah, untuk mewujudkan target tersebut, salah satunya strategi yang akan ditempuh oleh perusahaannya adalah dengan merilis Model 5 dan Model X.

Selain target di 2025 itu, Elon Musk juga sangat optimis kalau mobil Tesla tanpa sopir alias otonom, juga sudah akan bisa mulai dipasarkan pada tahun 2020.  Saat ini, kemampuan mobil tanpa sopir itu tengah dipersiapkan untuk Telsa Model S. Meskipun demekian, penerapan mobil berteknologi tersebut mulai efektif dalam lima tahun ke depan, setelah adanya regulasi. Di Indonesia sendiri, mobil ini bakal masuk pasar Indonesia pasca diluncurkan Februari 2015 ini. So, bersabar dulu ya…!!!

Berbicara soal mobil listrik, CEO Tesla Motors beberapa waktu lalu juga menyatakan kalau perusahaannya akan berbagi ratusan paten dan tidak akan menuntut mereka yang menggunakannya.

“Jika kami melapangkan jalan bagi penciptaan mobil listrik yang semakin sempurna, namun menebar ranjau hak intelektual di jalan yang harus dilalui guna mencegah pihak lain turut maju, maka kami bertindak berlawanan dengan  tujuan yang dianut,” Tulis Musk dalam blog perusahaanya.

Mulai tahun 2014, Tesla sudah diberi 203 hak paten yang melindungi baterai yang mereka buat dan fitur-fitur lainnya yang membedakan mobil listrik Tesla dari kendaraan BBM. Masih ada 280 aplikasi paten yang sedang diajukan di Amerika dan negara negara lain, menurut dokumen resmi yang diajukan Tesla. Paten yang kini dipegang Tesla, paling cepat berakhir tahun 2026, sehingga perusahaan yang berbasis di California ini melepaskan peluang keuntungan jangka panjang yang sangat bernilai ini, dengan membagi hak intelektualnya kepada pesaing-pesaingnya. Baca juga Pelarangan Mobil Tua di Jakarta dan Jual Beli Kendaraan Online Makin Cerah.

 

 

 

Top