Pikirkan Nasib Avanza, Toyota Masih Lakukan Studi Mendalam

Toyota Indonesia Pikirkan Nasib Avanza – Memang, saat ini PT Toyota Astra Motor (TAM) sampai detik ini pun masih mengandalkan penjualan low multi purpose vehicle (LMPV) jagoannya, yakni Avanza. Walaupun kini sempat disalip oleh model baru dengan konsep yang lebih futuristik, Mitsubishi Xpander, namun penjualan mobil sejuta umat raksasa Jepang ini kembali unggul atas rival terberatnya pada bulan Juni 2018.

Toyota Indonesia Pikirkan Nasib Avanza

Bukan tanpa alasan mengingat jika kita menilik atas data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Toyota Avanza saat ini dilaporkan telah terjual 4.648 unit pada bulan lalu. Tentu saja, jumlah keseluruhan tersebut jauh di atas penjualan Mitsubishi Xpander yang hanya 3.278 unit pada bulan yang sama.

Hanya saja, walaupun penjualannya menunjukkan kestabilan lagi, tapi banyak yang berpendapat jika Toyota Avanza memang harus mendapatkan pembaruan yang lebih kekinian.

Nah, menanggapi hal tersebut, dalam hal ini Fransiscus Soerjopranoto yang mana selaku Executive GM PT TAM pun turut berkomentar. Ia mengatakan bahwa jika berbicara pasar, pihaknya masih tetap melayani seluruh konsumen di berbagai segmen. Logikanya, apbila sekarang Toyota Avanza memang masih diterima konsumen, berarti mobil penggerak roda belakang masih cukup diterima dengan baik.

“Dengan mengandalkan penggerak roda belakang, Toyota Avanza bisa mengangkut lebih banyak dibandingkan mobil dengan penggedak roda depan, ” jelas pria yang akrab disapa Soerjo, di Bluegrass, Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa (24/7/2018).

Selain itu, Soerjo sendiri juga mengatakan bahwa jika berbicara tentang nasib Toyota Avanza, dan bagaimana model baru yang bakal dihadirkan untuk model jagoannya tersebut, pihak Toyota tampaknya masih enggan memberikan kabar pasti.

“Saya tidak akan berhenti untuk bilang kita sedang studi terkait hal tersebut (Toyota Avanza baru). Karena yang seperti disampaikan, tidak semua yang terjadi harus diikuti,” tegasnya.

Memang, perlu untuk diakui bahwa beberapa waktu sebelumnya, Soerjo memang mengatakan bahwa untuk saat ini pihak PT TAM sedang mempertimbangkan sistem penggerak untuk Toyota Avanza. Akan tetapi, satu hal yang masih belum dipastikan, apakah Toyota Avanza baru nantinya menggunakan penggerak roda depan atau belakang.

“Kalau kita tinggalin penggerak roda belakang, 6 ribu sampai 7 ribu sekarang (penjualan) yang kita miliki lari ke mana,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Pasalnya, konsumen loyal Avanza, menurutnya, tak setuju jika penggerak roda Avanza diubah ke depan. Jika diubah, artinya sama saja tidak menghargai konsumen loyalisnya.