Rupiah Melemah, Pasar Sportscar di Indonesia Mulai Goyah

Pasar Sportscar Indonesia Terkena Dampak Melemahnya Rupiah – Kenaikan Dollar AS yang membuat nilai tukar Rupiah melemah, tampaknya berdampak pada pasar sportscar di Tanah Air. Terutama beberapa pasar mobil-mobil yang harganya memang berpatokan dengan dolar Amerika.

Pasar Sportscar Indonesia Terkena Dampak Melemahnya Rupiah

Terkait dengan pasar sportscar, jika melihat atas data nilai kurs, memang dari fakta yang ada, menunjukkan jika data kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, Rabu (25/7/2018), Rupiah melemah ke level Rp 14.515 per dolar AS.

Dengan adanya kenaikan Dollar AS terhadap nilai kurs rupiah tersebut justru Importir Umum Prestige Image Motorcars berani membawa dua Lamborghini edisi terbatas yakni Lamborghini Huracan Spyder dan Huracan Avio ke Indonesia.

Bukan tanpa alasan mengingat menurut Presiden Direktur Prestige Motorcars, Rudy Salim, hal tersebut sengaja dilakukan sebagai salah satu upaya untuk memberikan stimulus agar pasar otomotif bangkit dengan adanya mobil baru.

“Semakin kita enggak masukin produk baru, semakin kita enggak bikin inovasi, sudah lesu tambah lesu. Jadi sudah lesu, jangan tidur tapi munculkan produk-produk baru. Semoga bisa jadi stimulan membangkitkan banyaknya peminat baru,” kata Rudy di showroom-nya pada Rabu (25/7/2018).

“Kalau dolarnya turun atau naik, (harga) berubah lagi. Biasanya dolar itu, bea cukai ubah setiap hari Kamis, jadi mungkin tiap hari Kamis harganya berubah berapa puluh juta. Kalau kita turunkan harga ya kita turunkan. Harga berubah-ubah. Semoga pemerintah bisa buat suasana lebih baik lagi, karena saya rasa bukan hanya otomotif tapi dunia apapun berat. Jadi itu tidak terelakkan, kita jalani,” lanjutnya.

Sedangkan di satu sisi, sebagai salah satu upaya supaya penjualan tetap seimbang maka dalam hal ini pun Prestige pun akan memberikan beberapa kemudahan teruntuk bagi para pelanggannya. Pasalnya, menurut Rudy sendiri, sportscar bisa juga ketinggalan zaman jika tidak mengeluarkan yang baru.

“Nanti itu bakal ada banyak fasilitas, seperti pembayaran DP boleh berkali-kali, ya memang berat di situ tapi ya kita harus lawan. Kalau enggak ya kita akan ketinggalan zaman, Lamborghini yang terakhir keluar apa? Enggak ada, Lamborghini Huracan biasa, maka baru kita keluarkan Aventador S, baru kita keluarkan Spydernya, masukkan Avio. Kita fight biar bisa dapatkan Avio di Indonesia karena hanya 250 unit di dunia,” kata Rudy.