Disuntik Mati di Amerika, Nissan Justru Bakal Hadirkan Juke Facelift ke Indonesia

Tak Laku di Amerika, Nissan Hadirkan Juke Facelift ke Indonesia – Beberapa tahun terkahir ini, penjualan Nissan Juke memang alami penurunan di beberapa negara. Bahkan, pabrikan asal Jepang ini berencana untuk menghentikan niaga dari crossover andalan Nissan tersebut di Amerika Serikat.

Sebagaimana dengan yang diberitakan oleh Autonews pada Selasa 931/7/2018), yang mana disebutkan bahwa keputusan untuk menyuntik mati Nissan Juke ini karena penjualan yang turun drastis. Pasalnya, terhitung diperkenalkan pada 2010 lalu, penjualan Juke di Negeri Paman Sam melebihi 35 ribu per tahun.

Tak Laku Di Amerika, Nissan Hadirkan Juke Facelift Ke Indonesia

Padahal, jika ditilik beberapa tahun sebelumnya, penjualan Nissan Juke terus mengalami pertumbuhan hingga 38 ribu pada 2013 dan 2014. Hanya saja, penjualan mulai jatuh menjadi 27 ribu pada 2015, dan terus turun hingga kurang dari 20 ribu per tahun pada 2016.

Di samping itu, daya tarik Nissan Juke pun tampaknya juga telah pupus oleh crossover baru. Tak lain dan tak bukan yaitu Kicks dengan gaya yang lebih konvensional.

Sebagai informasi, sejatinya penjualan Nissan juke di beberapa negara Eropa tidak bernasib sama dengan di Amerika Serikat. bahkan, beberapa waktu lalu Nissan baru merayakan produksi sejuta Juke di pabrik Sunderland, Inggris, yang memang untuk pasar Eropa. Bahkan, penjualan Nissan Juke di Benua Biru ini mencapai 95 ribu per tahun.

Terlepas dari itu semua, justru ada kabar bahwa PT Nissan Motor Indonesia (NMI) akan membawa model Juke terbarunya ke Tanah Air. Hanya saja, sampai saat ini pihaknya belum memastikan akan menghadirkan Nissan Juke terbarunya di Indonesia. Padahal Juke facelift sudah diperkenalkan di ajang Geneva Motor Show 2018 dengan ubahan yang tak terlalu signifikan.

Terkait dengan kabar tersebut, kali ini Davy J Tuilan selaku Vice President Director of Marketing and Sales PT NMI angkat bicara. Ia mengatakan jika untuk sementara ini, pihaknya masih belum memutuskan akan memboyong Juke 2018 atau justru crossover lain, yakni Nissan Kicks.

“Itu namanya strategy product yang harus kami pikirkan. Sebenarnya buat Indonesia kami punya beberapa pilihan yang setara dengan crossover. Kami sedang mempertimbangkan apakah Juke (baru) atau ada crossover lain (Nissan Kicks), kami masih analisa,” kata Davy beberapa waktu lalu.

Sebagai tambahan informasi saja bahwa perlu diketahui jika sampai detik ini memang penjualan Nissan Juke terus mengalami penurunan. Pamor Nissan Juke itu seolah kalah saing dengan kompetitor di kelasnya seperti CX-3, HR-V, dan lain sejenisnya.