Jeep Wrangler Bakal Usung Mesin Hybrid, Benarkah?

Ketangguhan Mesin Hybrid Jeep Wrangler – Jeep belum lama ini tengah dirumorkan sedang melakukan persiapan sebuah konsep untuk produksi mobil hybrid. Bahkan, dikabarkan pula pada tahun 2020, Jeep akan secara resmi meluncurkan Wrangler bermesin hybrid PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).

Terkait dengan kabar itu, menurut laporan yang dilansir dari Autoindustriya, dilaporkan bahwa all-new Wrangler akan tetap menjadi mobil off-road. Hanya saja, dikatakan juga bahwa nantinya motor listrik yang akan dipakai adalah modul Power Electronics yang dirancang sendiri oleh Toledo Machining Plant.

Ketangguhan Mesin Hybrid Jeep Wrangler

Perlu diketahui bahwa nantinya pabrik pembuatannya akan terletak beberapa kilometer dari pabrik Toledo di Ohio. Selain itu, Toledo Machining Plant sendiri memang secara eksklusif akan memproduksi dan merakit modul untuk Jeep Wrangler PHEV dalam waktu dekat untuk segera dirilis pada 2020 yang akan datang.

Sementara itu di satu sisi, menurut kabar yang berhembus, disebutkan bahwa modul itu sendiri akan menyimpan dua komponen utama yang dialiri listrik. Yang tak lain dan tak bukan yakni Modul Inverter Daya dan Pengisi Daya Terpadu ganda (Pengisi daya on-board dan Konverter DC/DC).

Pada saat nantinya dirakit penuh, Modul Power Inverter akan ditempatkan di antara poros knalpot dan prop dari Jeep Wrangler. Ini akan terlindungi dalam cangkang pelindung agar tetap aman dari serpihan dan elemen lain.

Tak sampai di situ saja, bahkan saat membangun modul tersebut, Toledo Machaning Plant juga akan menggunggah perangkat lunak yang diperlukan untuk Modul Power Inverter, serta melakukan pengujian akhir pada sistem pendingin dan listrik. Setelah itu, modil yang telah selesai akan dikirimkan ke kompleks perakitan Toledo, yang mana menjadi tempat Wrangler PHEV diproduksi.

Di sisi lain, sayangnya sampai detik ini pun masih belum ada kabar tentang mesin apa yang akan menggerakkan Wrangler PHEv. Saat ini, Wrangler terbaru tersedia dengan tiga pilihan mesin, Pentastar V6 3.6 L, turbo 2.0 L inline-4, dan turbo diesel 2.2 L 4-silinder untuk pasar Eropa.

Jika memang benar mesin Hybrid akan diterapkan, maka secara otomatis nantinya Jeep Wrangler PHEV akan menjadi salah satu 30 nameplates yang merupakan bagian dari solusi elektrifikasi perusahaan pada tahun 2022.