Iginis, Baleno, dan S-Cross Alami Kenaikan Harga

Suzuki Naikkan Harga 3 Mobil Buatannya – Menginjak akhir tahun 2018 ini, salah satu pabrikan otomotif asal Jepang, yakni PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) akhirnya secara resmi mengumumkan bahwa pihaknya menaikkan harga jual tiga produknya. Ketiga produknya yaitu SX4 S-Cross, Baleno, dan city car andalanya, Ignis. Ketiga unit tersebut diklaim telah mengalami kenaikan harga sejak awal Desember 2018 lalu.

Di sisi lain, meskipun di atas kertas ketiga produk tersebut merupakan mobil yang diimpor. Akan tetapi, 4W Sales Director SIS Makmur, pun telah membantah jika kenaikan harga dikarenakan efek melemahnya rupiah terhadap dollar Amerika Serikat yang makin tinggi.

Suzuki Naikkan Harga 3 Mobil Buatannya

“Tidak ada hubungannya dengan dollar. Kami ini menaikkan harga karena memang sejak awal sudah ada plan-nya, kan memang biasanya dalam setahun itu ada revisi harga satu sampai dua kali,” ucap Makmur pada Minggu (16/9/2018).

Sementara itu di sisi lain, untuk masalah dollar, Makmur sendiri juga turut serta menegaskan bahwa kenaikan harga tersebut hanya karena masalah momen saja. Dimana, menurut penjelasannya bahwa Suzuki menaikkan harga Ignis, Baleno, dan S-Cross ketika dollar sedang melambung tinggi, sehingga kondisi ini dikait-kaitkan karena dampak dollar.

Sedangkan di satu sisi, Makmur menjelaskan bila revisi harga pada Ignis, S-Cross, dan Baleno kisarannya bervariasi dari harga sebelumnya. Rata-rata mencapai Rp 5 jutaan, tergantung dari tipenya.

Di sisi lain, jika membandingkan harga dari bulan Agustus 2018 lalu, memang tampaknya untuk banderol Ignis kenaikannya cukup siginifikan. Dimana, mulai dari Rp 3-Rp 5 juta dengan banderol terbaru dari Rp 149,5 hingga Rp 178,5 juta. Sementara itu untuk varian lain, Suzuki SX4 S-Cross kini dipasarkan mulai dari Rp 260,5 hingga Rp 273,5 juta, dan yang terakhir, model hatchback Baleno Hatchback, dari Rp 204,5 juta sampai Rp 217 juta.

Melihat adanya kenaikan harga pada beberapa mobil Suzuki tersebut, tampaknya merupakan suatu kewajaran mengingat kurs mata uang Dollar yang tengah mengalami penguatan terhadap rupiah. Walaupun demikian adanya, pihak Suzuki tetap akan terus mempertimbangkan antara kurs rupiah dan perkembangan daya beli masyarakat agar seimbang.

Top