Honda Rilis Motor Ikonik dengan Banderol Terjangkau

Honda Malaysia Hadirkan Honda Monkey 2019 – Di Malaysia, animo masyarakat terhadap motor bergaya retro yang tinggi, akhirnya secara tak langsung membuat Boon Siew Honda Malaysia kembali memasarkan Honda Monkey. Perlu untuk diketahui bahwa motor ikonik dengan ukuran struktur dimensi mungil ini dipasarkan dengan harga 13.999 ringgit atau Rp 48,8 juta lebih.

“Setelah berbulan-bulan menampilkan di banyak pameran, kami menerima respons positif dari masyarakat untuk kembali menawarkan model ikonik ini di pasar Malaysia,” kata Boon Siew Honda Managing Director and Chief Executive Officer Keiichi Yasuda sebagaimana laporan yang dilansir dari Paultan.org pada Jumat (28/9/2018).

Honda Malaysia Hadirkan Honda Monkey 2019

Model Honda Monkey sendiri di Malaysia sudah mengusung mesin yang handal. Yakni, berupa mesin tipe MSX 125 SF lengkap dengan pendingin udara. Tipe mesin yang satu ini diklaim menjadi yang paling bertenaga yang dimiliki Monkey sejak pertama diproduksi pada 1963.

Dimana, dengan kubikasi 125 cc, mesin tersebut mampu memberikan power tenaga sebesar 9,6 tk dan torsi 10.5 Nm yang ditransfer ke roda belakang melalui transmisi empat percepatan manual. Tak sampai di situ saja, bahkan guna mengimbangi daya jelajahnya, kapasitas tangki sedikit diperbesar hingga mampu menampung bahan bakar sebanyak 5,6 liter.

Di samping itu, untuk soal desain fisiknya, konsep klasik dengan nuansa retro tetap dipertahankan yang telah menjadi ciri khas Monkey. Selain itu, untuk memberikan kesan supaya lebih terlihat modern, fitur keselamatan kini sudah mengandalkan teknologi double cakram berdimensi 220 mm pada bagian depan dan 190 mm di bagian belakang.

Sedangkan di satu sisi, untuk sistem pencahayaan pun sudah ditunjang dengan lampu berteknologi LED. Begitu juga dengan speedometer yang kini telah mengadopsi LCD digital. Honda Malaysia resmi memasarkan motor ikonik ini dengan tiga pilihan warna, yakni Pearl Nebula Red, Pearl Glittering Blue, dan Banana Yellow.

Sementara itu di sisi lain, di segmen pasar Indonesia sendiri, sebenarnya banyak penggemar Monkey. Sayangnya, sampai detik ini belum dipasarkan secara resmi, sehingga selama ini penggemarnya terpaksa mengambil langsung dari importir umum.