Vespa Primavera Edisi 50 Tahun Meluncur di Indonesia

Vespa Luncurkan Primavera Edisi 50 Tahun Ke Tanah Air -Usai resmi meluncurkan dua edisi terbatas Vespa Primavera Yacht Club dan Sprint Carbon bulan lalu, akhirnya pabrikan asal Italia, yaitu Piaggio akan memasarkan Primavera edisi 50 tahun ke Indonesia. Model terbaru edisi spesial yang diproduksi secara terbatas ini sebagai salah satu bentuk untuk merayakan hari jadi yang ke setengah abad itu. Menurut kabar beredar, nantinya Primavera diperkirakan masuk ke Tanah Air Oktober 2019.

Walaupun tak diungkap secara mendetail, Primavera edisi 50 tahun ini sepertinya bakal resmi diperkenalkan sebelum gelaran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) pada 31 Oktober hingga 4 Oktober 2019. Berikut keterangan dari Robby Gozal selaku PR and Communications Manager PT Piaggio Indonesia.

Vespa Luncurkan Primavera Edisi 50 Tahun Ke Tanah Air

“Primavera edisi 50 tahun ditunggu saja. Pasti kita undang. Tungguin aja undangannya. Lagi dipersiapkan. Untuk tanggal belum dipastikan tapi tidak lama lagi,” kata Robby pada Kamis (27/9) malam.

Sementara itu di sisi lain, pihak Vespa sendiri nampaknya masih ingin menjadikan peluncuran Primavera spesial sebagai sesuatu yang istimewa. Oleh sebab itu, wajar jika pihaknya sampai saat ini pun masih enggan membocorkan detil lebih lanjut. Robby juga enggan menginformasi berapa jumlah unit yang disebut terbatas ini.

“Totalnya saya tidak bisa sebutkan karena ada regulasi yang tidak bisa menyebutkan angka tapi sangat terbatas. Beberapa limited edition kita, kalau melihat trennya Vespa sendiri kan gampang. Kita lihat saja di luar (negeri) enggak jauh dari situ yang masuk ke Indonesia,” kata dia.

Sebagai tambahan informasi saja bahwa peluncuran model Primavera edisi 50 tahun, dihadirkan untuk mengenang versi pertama yang rilis di 1968 dengan masa produksi 1982. Tak sampai di situ saja, bahkan Vespa edisi spesial ini punya beberapa pilihan warna seperti biru dan coklat doff dengan jok warna abu-abu. Berbeda dengan skuter Vespa lainnya, ada emblem logo 50th edition sebagai penanda eksklusifitasnya.