Wow! Pesanan Xpander Capai 100 Ribu Unit

Mitsubishi Terima SPK Xpander hingga 100 Ribu – Pertama kali diluncurkan ke publik pada Agustus 2017 sampai September 2018 lalu, sampai saat ini terhitung bahwa jumlah surat pemesanan kendaraan (SPK) Mitsubishi Xpander telah mencapai angka 100.000 unit. Sementara itu di sisi lain, untuk laporan yang diklaim oleh pihak PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) terkait dengan jumlah unit yang sudah dikirim ke konsumen sekitar 90.000 unit.

Dengan kata lain maka agen pemegang merek (APM) Mitsubishi di Indonesia itu masih harus memenuhi atau mengirimkan Xpander ke garasi konsumen sekitar 10.000 unit lagi.

Mitsubishi Terima SPK Xpander Hingga 100 Ribu

“Tentunya dengan kondisi tersebut, MMKSI sendiri merasa bingung kalau produksi yang ada sekarang harus dibagi juga dengan ekspor, jadi akan kita tambah lagi,” kata Osamu Masuko, CEO Mitsubishi Motors di hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu (3/10/2018).

Di sisi lain, Matsuko sendiri juga mengakui bahwa Indonesia merupakan pasar penting bagi Mitsubishi. Tak sampai di situ saja, bahkan yang menarik bahwa sekarang ini menjadi nomor satu setelah China dan Amerika Serikat (AS) dari sisi penjualan sampai dengan semester pertama 2018.

“Permintaan Xpander memang begitu tinggi, bahkan ekspor yang seharusnya kami lakukan Januari 2018 harus ditunda. Tetapi kami merasa senang karena penerimaan masyarakat terhadap Xpander begitu bagus,” ujar Masuko.

Dengan meningkatnya minat konsumen terhadap Low MPV buatan Mitsubishi ini maka rencananya produksi Xpander pada tahun fiskal 2020 akan ditingkatkan dari 115.000 unit per tahun menjadi 160.000 unit. Tak hanya itu saja, bahkan untuk soal ekspor pun juga dipastikan bakal mengalami meningkat menjadi 50.000 unit dari sebelumnya 30.000 unit ke negara ASEAN.

Terlepas dari itu semua, terkait dengan inden Xpander, memang sudah tidak lama seperti yang terjadi pada beberapa bulan lalu. Bahkan untuk varian tertentu seperti Ultimate sudah ada yang tersedia di diler, namun hanya saja jika harus menunggu kini paling lama sekitar satu bulan saja.

Top