Dollar Tembus 15 Ribu, HPM Masih Pertahankan Harga

Honda Indonesia Tak Naikkan Harga Mobil Meski Dollar Menguat – Sampai awal Oktober 2018 ini, tampaknya nilai tukar mata uang dollar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah terus menguat. Bahkan, menginjak bulan Oktober 2018 ini, untuk satu dollar AS tembus Rp 15.000-an. Tentu saja, hal itu berdampak pada aktivitas industri di Indonesia, seperti penjualan produk kendaraan roda empat.

Namun, dengan fakta melemahnya rupiah tersebut, PT Honda Prospect Motor (HPM) sepertinya masih tetap bertahan untuk tidak menaikkan harga. Khususnya, untuk beberapa mobil Honda yang diproduksi dalam negeri alias completelty knocked down ( CKD) di Indonesia.

Honda Indonesia Tak Naikkan Harga Mobil Meski Dollar Menguat

Sementara itu di sisi lain, untuk model yang diimpor utuh (completely built up/ CBU) justru harganya sudah naik sekitar satu persen hingga dua persen, tepatnya mulai September 2018. Lantas, sampai kapan HPM bertahan tidak menaikan harga untuk mobil rakitan lokal?

“Belum tahu sampai kapan, yang jelas kami sampai sekarang ini belum menaikan harga buat mobil yang CKD,” ujar Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT HPM usai peresmian diler Honda Nusantara di Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (10/10/2018).

Soal penentuan banderol atau harga, Jonfis memberikan penjelasan bahwa semuanya disebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya, menurut Jonfis, yaitu nilai tukar mata uang. Namun, hanya saja menurut Jonfis, sampai sekarang merek otomotif asal Jepang itu belum melakukan itu, sampai batas yang tidak ditentukan.

“Saya tidak tahu besok bagaimana, kita selalu memonitor kondisi di sekitar. Mungkin saja besok atau kapan naik, tetapi dari September sampai sekarang belum ada kenaikan harga,” kata Jonfis.

Sebagai tambahan informasi saja bahwa model yang sudah naik harga sejak September 2018. Terutama, semua sedan mengingat penjualannya dilakukan secara diimpor dari Thailand, Jepang dan juga Inggris. Sementara itu di satu sisi, khusus Mobilio, Brio, BR-V, HR-V, CR-V, harganya masih tetap sama seperti beberapa bulan sebelumnya.

Top