Bukan Karena Dollar, Ini Penyebab Harga Mobil Daihatsu Naik

Harga Mobil Daihatsu Alami kenaikan Per Oktober 2019 – Belum lama ini, akhirnya harga mobil Daihatsu secara resmi mengalami kenaikan per Oktober 2019 sekarang. Perlu untuk diketahui bahwa keputusan menaikkan harga yang diambil oleh PT Daihatsu Astra Motor bukan disebabkan kurs rupiah yang melemah. Lantas apa penyebabnya?

Tak bisa dipungkiri lagi bahwa menguatnya mata uang dolar terhadap rupiah memberikan dampak secara menyeluruh, bahkan mengena pada para pelaku industri otomotif, termasuk juga pada Daihatsu. Sehingga, tak heran jika ada beberapa pabrikan yang harus menaikkan harga jual produknya, guna memberikan kompensasi naiknya biaya operasional.

Harga Mobil Daihatsu Alami Kenaikan Per Oktober 2019

Akan tetapi, tampaknya kenaikan harga yang dialami produk Daihatsu lebih disebabkan adanya penerapan regulasi berupa sistem pembakaran Euro 4. Regulasi tersebut memang untuk saat ini tengah ramai dibahas. Begitu juga dengan pihak Daihatsu yang saat ini tengah turut melakukannya untuk mendukung kebijakan itu.

Nah, guna menyesuaikan dengan standar emisi baru, maka pabrikan asal Jepang ini perlu melakukan upgrade spesifikasi produk. Seperti penambahan komponen agar kadar emisinya sesuai. Dampaknya, mobil Daihatsu mengalami kenaikan harga dari Rp 1 juta sampai Rp 2 juta, tergantung dari modelnya.

Namun, hanya saja untuk penyesuaian harga belum berlaku pada model Gran Max. Lantaran Daihatsu baru meng-upgrade Gran Max menjadi berstandar Euro 4, April tahun mendatang.

“Kenaikan harga bukan karena dolar, kami belum menyesuaikan dengan kurs. Kenaikan lebih disebabkan oleh Euro4. Jadi karena ada penambahan catalytic converter, maka ada kenaikan harga di Oktober,” jelas Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and CR Division Head PT Astra Internasional-Daihatsu Sales Operation di Tangerang, Sabtu (20/10).

Di sisi lain, berkenaan dengan nilai rupiah yang melemah, Daihatsu memang tak menampik adanya pengaruh terhadap nominal harga. Bahkan, fakta terkait melemahnya nilai tukar rupiah tersebut membuat Daihatsu harus mengkaji, guna menentukan kapan harus menaikkan harga.

Akan tetapi, nyatanya sampai sekarang, Daihatsu masih bisa mengantisipasi dampak menguatnya dolar itu dengan berbagai strategi.